Skuad mahal Persebaya Surabaya harus menunjukkan kualitasnya di hadapan ribuan Bonek saat menjamu Persita Tangerang. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan kembali berjuang untuk bangkit dari kekalahan beruntun saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (31/1/2025).
Pertandingan ini menjadi sangat menarik, mengingat kedua tim memiliki skuad dengan harga pasaran miliaran rupiah, dengan Persebaya Surabaya mencapai Rp 79,09 miliar, sedangkan Persita Rp 71 miliar.
Setelah melalui empat laga tanpa kemenangan, Persebaya Surabaya tengah berusaha keras untuk menemukan kembali performa terbaiknya. Paul Munster selaku pelatih kepala menegaskan perubahan harus dilakukan, terutama di lini depan yang dianggap belum cukup tajam.
Penurunan performa lini serang Persebaya Surabaya membuat mereka hanya mencetak satu gol dalam empat laga terakhir. Gol tersebut pun tercipta lewat tendangan penalti Bruno Moreira saat menghadapi PSS Sleman, sementara di tiga laga lainnya Persebaya Surabaya gagal mencetak gol.
Selain itu, lini belakang Persebaya Surabaya pun mendapat perhatian karena harus kebobolan 10 gol dalam empat pertandingan terakhir. Hal ini menambah beban bagi tim yang tengah berusaha keras untuk kembali ke jalur kemenangan, terlebih lagi dalam pertandingan kandang yang dianggap sebagai kesempatan untuk meraih tiga poin penuh.
Meski mengalami kekalahan, Persebaya Surabaya selalu mendominasi permainan dari sisi statistik. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 59 persen saat melawan Barito Putera dan melepaskan 16 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Namun, seperti yang disampaikan Paul Munster, peluang yang tercipta harus bisa menjadi gol. "Sepak bola adalah tentang mencetak gol, jika Anda ingin menang, yaitu dengan mencetak gol," ujar Munster, yang menegaskan pentingnya penyelesaian akhir yang lebih baik.
Di sisi lain, Persita Tangerang baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Madura United. Fabio Lafundes, pelatih Persita, mengakui timnya tampil buruk di babak pertama, tetapi mereka mampu melakukan perbaikan di babak kedua dan mencetak gol pertama melalui Charisma Fathoni.
Namun, Persita kesulitan mempertahankan keunggulan dan harus puas dengan hasil imbang setelah Andi Irfan mencetak gol balasan untuk Madura United. Meski begitu, Fabio tetap menganggap raihan satu poin itu lebih baik dibandingkan tanpa poin sama sekali.
Persebaya Surabaya kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan 37 poin. Sedangkan Persita Tangerang berada di peringkat ketujuh dengan 31 poin, sehingga laga ini sangat penting untuk kedua tim yang sama-sama ingin memperbaiki performa mereka.
Menariknya, duel ini akan mempertemukan dua tim dengan skuad yang memiliki harga pasaran sangat tinggi. Persebaya Surabaya mengusung skuad dengan total harga pasar Rp 79,09 miliar, sedangkan Persita Tangerang berada di angka Rp 71 miliar, yang membuat laga ini semakin seru untuk disaksikan.
Persebaya Surabaya akan mengandalkan pemain-pemain bintangnya, termasuk Bruno Moreira, Dejan Tumbas, dan tentunya lini belakang yang solid dengan duet Slavko Damjanovic dan Dime Dimov. Sementara Persita juga memiliki sejumlah pemain berkualitas, seperti Marios Ogbe dan Eber Bessa, yang siap memberikan perlawanan sengit.
Jelang pertandingan, Persebaya Surabaya tentu tidak ingin kehilangan poin di kandang, terlebih lagi setelah kekalahan beruntun yang mereka alami. Paul Munster sudah menyusun rencana untuk memperbaiki lini depan yang dianggap kurang tajam, dengan harapan bisa mengoptimalkan potensi pemain yang ada.
Tantangan terbesar Persebaya Surabaya adalah bagaimana mereka bisa mengubah peluang menjadi gol, agar tidak lagi terpuruk dalam hasil imbang atau kekalahan. Dengan skuad bernilai miliaran rupiah, kualitas permainan harus lebih konsisten, terutama dalam hal penyelesaian akhir.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
