Bonek geram dengan aksi oknum polisi di laga PSS Sleman vs Persebaya Surabaya. (Instagram @kitabonek)
JawaPos.com — Pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/1), mencuri perhatian bukan hanya karena hasil akhirnya. PSS berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Persebaya Surabaya, namun cerita di luar lapangan justru menjadi sorotan.
PSS membuka keunggulan cepat di menit keempat melalui aksi Gustavo Tocantins. Penyerang tajam ini memanfaatkan peluang dengan sempurna untuk membawa Tim Super Elang Jawa memimpin.
Persebaya Surabaya mencoba bangkit dengan membangun serangan demi serangan. Namun, PSS kembali menggandakan skor melalui skema bola mati yang dieksekusi Betinho dan disundul Cleberson.
Gol kedua ini menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya yang terus berjuang mengejar ketertinggalan. Namun, upaya mereka untuk mencetak gol selalu terhenti di hadapan lini pertahanan kokoh PSS.
Momen dramatis terjadi ketika Bruno Moreira mencetak gol untuk Persebaya Surabaya. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh wasit karena Flavio Silva dinilai melakukan pelanggaran terhadap Cleberson.
Menjelang akhir babak pertama, PSS menambah penderitaan Persebaya Surabaya dengan mencetak gol ketiga. Serangan cepat PSS diakhiri oleh Cardoso yang menerima assist dari Tocantins.
Masuk ke babak kedua, Persebaya Surabaya melakukan sejumlah pergantian pemain. Nama-nama seperti Dejan Tumbas, Malik Risaldi, dan Alfan Suaib diandalkan untuk memperkuat lini serang.
Dejan yang baru menjalani debutnya sempat menggetarkan gawang PSS. Namun, lagi-lagi gol Persebaya Surabaya dianulir, membuat suasana semakin frustrasi bagi tim tamu.
Persebaya Surabaya akhirnya mendapatkan hadiah penalti di menit ke-58. Bruno Moreira sukses mengeksekusi tendangan 12 pas untuk memperkecil ketertinggalan.
Meski terus menekan, Persebaya Surabaya gagal menambah gol hingga peluit panjang berbunyi. PSS pun memastikan tiga poin penuh dengan kemenangan meyakinkan.
Hasil ini membawa PSS mengoleksi total 18 poin di klasemen sementara. Sementara itu, Persebaya Surabaya tetap berada di peringkat kedua dengan 37 poin, terpaut tiga poin dari Persib di puncak.
Di luar jalannya pertandingan, cerita menarik datang dari suporter Persebaya Surabaya, Bonek. Ribuan Bonek dilarang hadir di Stadion Manahan oleh Polresta Surakarta berdasarkan aturan dari PSSI dan PT LIB.
Meskipun demikian, Bonek tetap menunjukkan kedewasaan dan sikap tertib. Banyak dari mereka yang memilih menonton bersama di markas Brimob atau kembali ke kota asal dengan legowo.
Melalui akun Instagram @persebayafans.27, Bonek membagikan cerita penuh haru. Mereka mengungkapkan kekecewaan karena tidak diizinkan masuk stadion meski sudah memegang tiket.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
