Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 19.05 WIB

Persebaya Surabaya Kalah Dua Laga Beruntun di Putaran Kedua Liga 1, Makin Buruk dengan Koleksi 40 Kartu Kuning!

Arief Catur Pamungkas, pemain Persebaya dengan koleksi kartu kuning terbanyak yaitu enam kartu kuning. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya sedang mengalami tren negatif. Dalam dua laga terakhir, Green Force mengalami dua kekalahan beruntun, yaitu dari Bali United dan PSS Sleman.

Dua hasil buruk itu membuat Persebaya kembali gagal mendekati puncak klasemen. Padahal pemuncak klasemen sementara yaitu Persib Bandung juga gagal meraih kemenangan di dua laga terakhir.

Maung Bandung hanya bermain imbang dengan Bali United pada 7 Januari lalu dan PSBS Biak pada akhir pekan kemarin, dengan skor identik 1-1.

Sayangnya, tren negatif Persebaya semakin diperburuk dengan banyaknya kartu yang telah dikoleksi hingga memasuki putaran kedua musim ini.

Mengutip dari Transfermarkt, hingga kini tim asuhan Paul Munster tersebut sudah mengoleksi 40 kartu kuning! Lalu jumlah kartu merah yang dikoleksi adalah dua kartu. Hal itu mengindikasikan permainan Persebaya cukup keras menjurus kasar.

Dari 40 kartu kuning yang sudah dikoleksi, pemain yang paling banyak mengantonginya adalah bek kanan Arif Catur Pamungkas, yaitu enam kartu kuning.

Kolektor kartu kuning terbanyak kedua adalah bek kiri Mikael Tata dengan jumlah empat kartu. Lalu diikuti oleh Francisco Rivera, Gilson Costa, Toni Firmansyah, Flavio Silva, dan Malik Risaldi dengan koleksi masing-masing tiga kartu kuning.

Sedangkan tiga pemain yang mengoleksi masing-masing satu kartu merah adalah Ardi Idrus, Andre 'Cobra' Oktaviansyah, dan Bruno Moreira.

Tak hanya itu, jika melihat dari statistik perolehan kartu, hampir semua pemain Persebaya sudah pernah mendapatkan kartu, entah itu kartu kuning maupun kartu merah.

Hal ini tentu menjadi PR tersendiri bagi coach Paul Munster karena bisa berpotensi terkena sanksi, apalagi jika terjadi dalam satu pertandingan.

Misalnya yang terbaru adalah saat takluk dari PSS Sleman akhir pekan lalu, dimana ada delapan pemain Persebaya yang diganjar kartu kuning! Sesuai Pasal 53 Kode Disiplin PSSI, tim yang menerima lima kartu kuning atau lebih dapat didenda minimal Rp 50 juta.

Dengan demikian, tantangan yang dihadapi Persebaya tidak hanya ketajaman dalam mencetak gol yang sudah mulai terkikis hingga berujung pada kegagalan meraih kemenangan.

Kemampuan meredam emosi dan bertahan secara bersih juga harus dikedepankan agar para pemain tidak dengan mudah melakukan pelanggaran keras yang tidak perlu.

Karena jika hal ini dibiarkan, tentu yang rugi juga Persebaya, baik itu di dalam maupun di luar lapangan. Di dalam lapangan, pemain bisa berkurang jika ada yang terkena kartu merah. Atau bisa juga diganjar tendangan bebas maupun penalti yang bisa berujung gol bagi tim lawan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore