
Pratama Arhan yang dikenalkan oleh klub barunya Bangkok United. (Instagram resmi Bangkok United)
JawaPos.com - Pratama Arhan adalah talenta muda berbakat yang dimiliki oleh timnas Indonesia. Pemain berusia 23 tahun itu sedang menikmati masa jayanya setelah memutuskan melanjutkan karier sepakbolanya bersama kontestan Liga Thailand, True Bangkok United.
Pemain yang berposisi sebagai bek sayap kiri itu datang berstatus bebas transfer dan sudah bergabung ke sesi latihan tim utama untuk persiapan bersaing meraih gelar juara di akhir musim.
Pratama Arhan memiliki bakat kaki kiri yang tajam dan akurat baik untuk mengirim umpan dan mencetak gol. Spesial dari Arho, sapaan akrabnya, ketika sukses menyumbang 1 gol cantik melalui sepakan kaki kiri melengkung menghantam gawang Malaysia dalam kemenangan 4-1 atas di babak grup AFF Mitsubishi Electric Cup 2020.
Gol tersebut juga dinobatkan menjadi gol terbaik dan membuatnya meraih penghargaan Pemain Muda Paling Bersinar di kompetisi tingkat Asia Tenggara tersebut.
Arho nyatanya juga dikenal memiliki spesialisasi unik dan jarang dimiliki oleh pemain lain. Pemilik long throw-in itu berhasil menciptakan serangkaian gol-gol pemecah kebuntuan bagi timnas Indonesia senior maupun U-23.
Lemparan ke dalamnya sanggup meneror daerah pertahanan lawan dan berhasil dimanfaatkan oleh rekan setimnya menjadi gol. Yang paling dikenang adalah gol dari Sandy Walsh buah dari lemparan ke dalam Arhan yang gagal dihalau oleh bek Jepang kendati Indonesia kalah 1-3 di babak grup Piala Asia 2023.
Trik lemparan ke dalam yang mengarah langsung ke gawang sebenarnya sudah beberapa kali dipraktekkan oleh pemain-pemain sebelum Pratama Arhan. Sebagai pecinta sepak bola Inggris medio 2000-an, tentu masih ingat sosok Rory Delap, gelandang kepunyaan Stoke City.
Dia salah satu pemain yang mempopulerkan teknik lemparan ke dalam jarak jauh yang pada masa itu sukses meneror barisan pertahanan lawan. Lantas bagaimana hukum Law of The Game mengatur lemparan ke dalam di pertandingan sepak bola?
Dikutip dari situs resmi IFAB, lemparan ke dalam adalah situasi ketika bola keluar dari garis samping kanan dan kiri lapangan. Pemain terakhir yang menyebabkan bola keluar, maka menjadi keuntungan bagi pihak lawan untuk melakukan lemparan ke dalam.
Pihak yang bertahan diperbolehkan menjaga teritorinya namun diberikan batasan dari titik tempat pelempar bola sepanjang 2 m. Pemain yang mendapat kesempatan tidak diperkenankan menyentuh bola hasil lemparan ke dalam sampai berhasil mengenai pemain lawan atau kawan.
Pemain yang bertahan dari lemparan ke dalam apabila terbukti melewati batas dengan pemain yang melakukan lemparan akan diberikan peringatan karena dianggap mengganggu jalannya pertandingan dimulai kembali. Pemain tersebut bahkan bisa diberi kartu kuning apabila masih melakukan upaya gangguan. Hasil lemparan ke dalam tersebut juga harus mengenai pemain dan apabila langsung meluncur ke gawang maka akan diberikan tendangan bebas tidak langsung.
Pemain seperti Rory Delap dan Pratama Arhan tentu memanfaatkan keuntungan ini untuk bisa memaksimalkan kesempatan menyerang ke gawang lawan. Teknik melempar bola jarak jauh tentu tidak dimiliki oleh semua pemain sehingga bisa dioptimalkan menjadi kemelut di depan gawang.
Sebab, kecepatan bola hasil lemparan terkadang bisa setara umpan silang yang digunakan oleh kaki dan tentu saja butuh koordinasi dengan pemain bertubuh tinggi besar untuk memanfaatkan lemparan ke dalam jarak jauh.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
