Patrick Kluivert. (www.rossoneriblog.com)
JawaPos.com - PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Shin Tae-yong pada konferensi pers Senin 6/1 setelah memimpin Timnas Indonesia selama lima tahun. Teka-teki pelatih pengganti STY memunculkan beberapa nama, kendati PSSI belum secara resmi mengumumkannya. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam wawancaranya selepas konferensi pers memberikan sedikit bocoran tentang suksesor STY di kursi kepelatihan Timnas Indonesia, di mana pelatih itu berasal dari Belanda.
Beberapa nama-nama pelatih asal Belanda seperti Bert van Marwijk, Louis van Gaal, Ruud Gullit, Patrick Kluivert bermunculan ke permukaan. Nama terakhir yang disebutkan jadi nama potensial setelah secara mengejutkan diumumkan oleh jurnalis bola kenamaan, Fabrizio Romano. PSSI dan Patrick Kluivert disebutkan sudah menyepakati kontrak menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk periode dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Berita tersebut jelas menuai ragam reaksi dari publik fanatik Timnas Indonesia. Mayoritas mengungkapkan pandangan yang terkejut atas pertimbangan PSSI menunjuk Patrick Kluivert. Diketahui bahwa mantan penyerang Timnas Belanda tersebut memang memiliki pengalaman cemerlang ketika menjadi pemain, namun berbanding terbalik ketika menjalani profesi kepelatihan. Beberapa berita yang muncul menyebutkan bahwa Kluivert pernah tersangkut kasus judi 1 dekade silam.
Komentar juga datang dari pengamat sepak bola kondang sekaligus komentator sepak bola seperti Bung Binder. Melalui video yang diunggah di channel YouTube "Bola Bung Binder", beliau menyatakan keterkejutannya atas rumor penunjukan Patrick Kluivert sebagai pengganti STY. Dirinya melihat bahwa masih ada beberapa nama yang sekiranya patut dipertimbangkan, namun Bung Binder memberikan pandangannya kepada pemirsanya untuk mendukung keputusan PSSI.
Bung Binder memberikan ekspektasi berbeda kepada Patrick Kluivert. Dirinya akan memberikan penyambutan yang terbaik dan mengharapkan pendekatan permainan yang berbeda. Posisinya sebagai penyerang diharapkan bisa menularkan ilmu dan pengalaman kepada skema dan pola permainan agar lebih menyerang. Bung Binder juga siap mengawal progres yang akan dijalani oleh Patrick Kluivert dengan tetap memberikan kritik apabila ada kesalahan fatal dari mantan pelatih Timnas Curacao tersebut.
Komentar serupa juga dilontarkan oleh pundit sepak bola ternama sekaligus mantan pelatih timnas futsal Indonesia, Coach Justin. Dari kanal YouTube pribadinya, "Justinus Lhaksana", kedatangan Patrick Kluivert mengejutkan banyak pihak termasuk dirinya. Coach Justin sedikit memberikan pendapat mengenai keuntungan yang akan diperoleh Timnas Indonesia tentang penunjukan pelatih asal Belanda, dalam hal ini Patrick Kluivert.
Coach Justin mengatakan bahwa dengan sebagian pemain utama Timnas Indonesia berasal dari Belanda, maka kehadiran sosok pelatih Belanda akan membuat komunikasi antarpemain dan pelatih berjalan, taktik dan strategi mudah diterapkan yang disebabkan kesamaan budaya sepak bola, dan nama besar yang dimiliki oleh Kluivert. Semua hal itu akan membuat Patrick bisa dengan mudah mengontrol ruang ganti sehingga kerja sama antarpemain berjalan padu.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
