
Proses naturalisasi Mitchel Bakker mengalami sedikit kesulitan, namun PSSI tetap optimis. (Instagram: @mittchelb)
JawaPos.com - Dalam upaya memperkuat Timnas Indonesia, PSSI tengah mengejar sejumlah pemain keturunan yang berpotensi untuk dinaturalisasi. Salah satu nama yang mencuri perhatian publik belakangan ini adalah Mitchel Bakker, pemain berusia 24 tahun yang saat ini membela klub Prancis, Lille.
Spekulasi mengenai kemungkinan naturalisasi Bakker semakin mengemuka setelah beberapa media di Belanda melaporkan bahwa pemain tersebut memiliki darah keturunan Maluku. Associated Press (AP) bahkan turut memberitakan hal serupa, membuat antusiasme publik sepak bola Indonesia meningkat akan potensi hadirnya pemain berlevel Eropa di skuad Timnas.
Namun, dalam konferensi pers PSSI yang digelar pada Senin (6/1), Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan update yang cukup mengejutkan. "Untuk Bakker kita sudah cek dan ternyata agak sulit karena tidak sesuai dengan regulasi FIFA yang mensyaratkan adanya garis keturunan dari ibu-bapak atau kakek-nenek. Kami masih terus mencari dokumen pendukung, tetapi sejauh ini belum menemukan bukti bahwa dia memenuhi kualifikasi sesuai aturan FIFA," ungkap Erick.
Meskipun menghadapi kendala dalam proses verifikasi keturunan, PSSI tetap optimis dan akan terus mengupayakan naturalisasi Bakker. Erick melihat potensi besar dalam diri pemain yang memiliki tinggi 189 cm tersebut, terutama karena fleksibilitasnya yang bisa bermain di beberapa posisi.
"Tentu kami sangat ingin bisa menaturalisasi Bakker. Dia pemain yang bagus, dengan postur ideal 189 cm dan kemampuan bermain yang versatile. Dia tidak hanya bisa diandalkan di lini belakang, tetapi juga bisa bermain sebagai gelandang," jelas Erick, menggambarkan nilai plus yang bisa dibawa Bakker ke dalam skuad Timnas Indonesia.
Sementara itu, proses naturalisasi untuk pemain lain, Ole Romeny, dilaporkan mengalami perkembangan positif. "Alhamdulillah untuk Ole, proses administrasinya sudah lebih advanced. Kami optimis dia bisa segera mengucapkan sumpah sebagai WNI dan bergabung dengan Timnas Indonesia," ungkap Erick.
Tak berhenti di situ, PSSI juga tengah mendekati pemain keturunan lainnya, Jairo Riedewald, untuk memperkuat Timnas Indonesia. Pendekatan ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam mencari talenta-talenta berkualitas untuk mengangkat level persepakbolaan nasional.
Proses naturalisasi pemain asing memang harus mematuhi regulasi ketat dari FIFA, yang mensyaratkan adanya bukti keturunan dari orang tua atau kakek-nenek. Hal ini untuk memastikan bahwa pemain yang dinaturalisasi memang memiliki ikatan dengan negara yang bersangkutan, bukan sekadar naturalisasi demi kepentingan sepak bola semata.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
