Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 22.33 WIB

Striker Portugal Senilai Rp 3,48 Miliar Tinggalkan Klub Korea Selatan, Siap Bergabung dengan Persebaya Surabaya?

Jucie Lupeta jadi salah satu pemain yang santer dikabarkan gabung Persebaya Surabaya. (Instagram @jucielupeta) - Image

Jucie Lupeta jadi salah satu pemain yang santer dikabarkan gabung Persebaya Surabaya. (Instagram @jucielupeta)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan dengan rumor transfer pemain asing yang mencuri perhatian Bonek. Klub kebanggaan Kota Pahlawan tersebut disebut-sebut akan mendatangkan striker asal Portugal, Jucie Lupeta, untuk menambah daya gedor di lini depan.

Kabar ini semakin ramai diperbincangkan setelah Jucie Lupeta secara resmi berpamitan dari klubnya, Bucheon FC 1995, yang berlaga di kasta kedua Liga Korea Selatan.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, pemain berusia 31 tahun itu mengucapkan perpisahan yang penuh emosi kepada klub dan para pendukungnya.

“Sungguh menyenangkan. Kami bersenang-senang. Tapi sayangnya sekarang aku harus pergi,” tulis Jucie Lupeta. Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi sang striker akan segera memperkuat Persebaya Surabaya.

Dengan nilai pasar Rp 3,48 miliar, Jucie Lupeta menjadi salah satu nama yang menarik perhatian di bursa transfer. Apalagi, performanya yang impresif di berbagai klub sebelumnya menjadi alasan kuat mengapa ia layak diincar.

Jucie Lupeta telah mencetak 8 gol dan 6 assist dalam 49 penampilannya bersama Bucheon FC. Statistik ini menunjukkan kontribusinya yang cukup signifikan untuk lini serang tim yang bermarkas di Korea Selatan itu.

Selain itu, postur tubuh setinggi 1,88 meter membuatnya menjadi ancaman serius dalam duel udara. Dengan keahlian membaca celah dan memanfaatkan peluang, Lupeta dianggap sebagai striker yang memiliki kemampuan lengkap.

Joaquin Manuel Welo Lupeta, nama lengkapnya, lahir di Lourinha, Portugal, pada 24 Maret 1993. Ia mengawali karier sepak bolanya bersama Porto U-19 pada 2010 sebelum melanglang buana ke berbagai negara.

Setelah meninggalkan Porto U-19 pada 2012, Lupeta sempat berstatus tanpa klub hingga bergabung dengan Videoton FC di Hungaria pada 2013. Selama kariernya, ia telah bermain di Portugal, Hungaria, Afrika Selatan, Slovenia, Israel, Rumania, hingga Korea Selatan.

Beberapa klub besar yang pernah ia bela antara lain Ajax Cape Town, Bidvest Wits FC, NK Celje, NK Olimpija, Maccabi Jaffa, dan Botosani FC. Perjalanan panjangnya di berbagai kompetisi membuatnya memiliki pengalaman yang cukup kaya.

Performa terbaik Lupeta tercatat saat membela Maccabi Jaffa di Israel. Ia berhasil mencetak 12 gol dan 2 assist dalam 33 pertandingan, menunjukkan kemampuannya sebagai goal-getter.

Di level internasional, Lupeta juga pernah memperkuat Timnas U-18 Portugal. Dari 9 pertandingan, ia mencetak 4 gol, membuktikan dirinya sebagai penyerang yang bisa diandalkan sejak usia muda.

Ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap Lupeta bukanlah tanpa alasan. Ia memiliki tipikal permainan yang mirip dengan striker legendaris Persebaya Surabaya, David da Silva.

Sebagai penyerang tengah, Lupeta terkenal kuat dalam duel fisik dan memiliki body balance yang baik. Hal ini membuatnya sulit dijatuhkan oleh lawan, sekaligus mampu menahan bola untuk memberi ruang bagi rekan-rekannya.

Selain itu, kemampuan Lupeta dalam melakukan sontekan dan memenangkan bola udara menjadi nilai tambah. Ia dapat memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk mencetak gol, sesuatu yang sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore