Persebaya Surabaya menjadi klub tersubur kedua di kandang sendiri setelah Persib Bandung hingga paruh musim Liga 1 musim ini. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kerap dikritik sebagai tim dengan produktivitas gol rendah hingga strategi parkir bus musim ini, meskipun mereka kini memimpin klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
Hal itu terlihat dari kemenangan Persebaya yang seringkali diraih dengan mencetak satu atau dua gol, baik saat main di kandang sendiri maupun di kandang lawan.
Namun, jika dilihat dari statistik, tudingan tersebut tidak sepenuhnya benar. Mengutip dari akun Instagram resmi Liga 1 Match, Persebaya justru merupakan tim paling produktif di kandang sendiri hingga menjelang paruh musim.
Persebaya dinobatkan sebagai klub tersubur kedua saat main di kandang sendiri dengan total 17 gol hingga pekan 16. Namun, mereka sedikit kalah produktif dibandingkan Persib Bandung yang mencetak 18 gol di kandang.
Terbaru, Green Force sukses mengalahkan Borneo FC di kandang sendiri dengan skor 2-1 pada akhir pekan lalu lewat brace Francisco Rivera, sekaligus mengukuhkan diri di puncak klasemen sementara.
Di antara 17 gol yang dicetak tersebut, paling banyak disumbangkan oleh Flavio Silva dan Mohammed Rashid. Dua pemain yang baru didatangkan awal musim ini tersebut sama-sama menyumbang empat gol.
Lalu, top skor Persebaya di kandang sendiri urutan kedua adalah Malik Risaldi dan Francisco Rivera. Mereka sama-sama mencetak tiga gol dan juga baru didatangkan awal musim ini.
Data tersebut membuktikan bahwa para pemain baru Persebaya sejauh ini bisa menjawab ekspektasi para Bonek dan Bonita yang menonton langsung laga Green Force di Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun, barisan penyerang Persebaya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Jika melihat dari statistik, tim asuhan Coach Paul Munster hingga menjelang paruh musim telah melepaskan 192 tembakan, di mana 75 di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Dalam sejumlah kesempatan, Paul Munster memang agak menyayangkan banyaknya peluang yang terbuang sehingga membuat perolehan gol timnya agak tersendat.
Namun, pelatih asal Irlandia Utara itu beberapa kali menggarisbawahi bahwa ia tidak terlalu mewajibkan para pemainnya bermain cantik dan menghibur. Bahkan, ia beberapa kali mengatakan bahwa jika ingin melihat tim yang menghibur, silakan tonton tim seperti Real Madrid.
Yang terpenting baginya adalah para pemain bisa meraih kemenangan sesuai dengan game plan yang ia terapkan, serta para pemainnya bisa ditempatkan di sejumlah posisi.
Terlepas dari itu, Munster mampu membuktikan bahwa formasi dan strategi yang ia terapkan mampu membawa Persebaya memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 37 poin, atau dua poin di atas Persib di peringkat kedua.
Namun, Munster harus terus menjaga konsistensi dan waspada karena Persib masih memiliki satu pertandingan sisa, dan jika mereka menang, maka Maung Bandung bisa mengambil alih posisi pertama.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
