Francisco Rivera jadi tumbal kemenangan Persebaya Surabaya saat hadapi Borneo FC. (Instagram @cachisrivera)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan performa solid di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan kemenangan 2-1 atas Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Meskipun bermain tanpa kekuatan penuh, skuad asuhan Paul Munster tetap tampil menekan sejak awal pertandingan.
Di 10 menit pertama, gempuran lini serang Borneo FC cukup merepotkan pertahanan Persebaya Surabaya. Namun, Slavko Damjanovic dkk mampu menjaga gawang Ernando Ari tetap aman dari ancaman serius.
Persebaya Surabaya akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-18 lewat tembakan melengkung Francisco Rivera. Bola yang mengarah ke pojok gawang tak mampu dijangkau Nadeo Argawinata, membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk Green Force.
Tak puas dengan satu gol, Persebaya Surabaya terus melancarkan tekanan ke pertahanan Borneo FC. Flavio Silva hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-26, namun tendangan saltonya meleset dari sasaran.
Menit ke-29, Francisco Rivera kembali mencetak gol, kali ini memanfaatkan umpan matang dari Malik Risaldi. Bola yang diarahkan ke tiang dekat kembali mengelabui Nadeo, membawa Persebaya Surabaya unggul 2-0.
Sayangnya, keunggulan dua gol ini tak bertahan lama. Tiga menit berselang, Borneo FC memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Ronaldo Rodrigues yang memanfaatkan umpan tendangan sudut dari Stefano Lilipaly.
Hingga peluit akhir babak pertama, skor 2-1 tetap bertahan. Persebaya Surabaya berhasil mempertahankan keunggulan meskipun terus mendapatkan tekanan dari Borneo FC.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Dalam 20 menit awal, Pesut Etam beberapa kali mengancam gawang Persebaya Surabaya, namun Ernando Ari tampil gemilang dengan mencatatkan dua penyelamatan krusial.
Paul Munster mencoba menyegarkan lini tengah Persebaya Surabaya dengan memasukkan Gilson Costa pada menit ke-67 menggantikan Toni Firmansyah. Perubahan ini memberi sedikit kestabilan bagi Green Force dalam menghadapi tekanan Borneo.
Persebaya Surabaya sempat mendapatkan peluang emas melalui serangan balik di menit ke-78. Oktafianus Fernando melepaskan umpan dari sisi kanan, namun bola berhasil dihalau pemain bertahan Borneo FC.
Dua menit berselang, Borneo kembali mendapat peluang melalui tendangan keras Fajar Fathurrahman dari luar kotak penalti. Beruntung, Ernando Ari berada di posisi yang tepat untuk menepis bola tersebut.
Di masa injury time, Malik Risaldi memberikan umpan terobosan apik kepada Bruno Moreira yang berhasil melewati pertahanan Borneo FC. Sayangnya, peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan setelah tendangan Bruno berhasil ditepis kiper Angga Saputra.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Persebaya Surabaya tetap bertahan. Dengan hasil ini, Green Force kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan raihan 37 poin.
Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami Francisco Rivera. Gelandang asal Meksiko ini terpaksa ditarik keluar pada menit ke-82 setelah mendapat tekel keras dari pemain Borneo FC.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
