Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Desember 2024 | 18.32 WIB

Paul Munster Berikan Ultimatum Kepada PT LIB, Jadwal Padat Bikin Pemain Persebaya Surabaya Bertumbangan

Paul Munster punya memori buruk saat hadapi Pieter Huistra di Liga 1 Indonesia. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, melontarkan kritik keras terhadap jadwal padat Liga 1 Indonesia 2024/2025 yang dinilai merugikan timnya. Ia menilai, sejak pekan ke-14 hingga 16, jadwal pertandingan terlalu berdekatan sehingga membuat para pemain kelelahan dan rawan cedera.

“Hal ini bisa dilihat dari jadwal, semua harus pikirkan kesehatan pemain. Namun, sekarang tidak ada yang memikirkan itu,” ujar Munster dalam konferensi pers usai laga melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (20/12) malam.

Persebaya Surabaya memang harus berjuang keras untuk menjaga performa pemainnya di tengah jadwal yang sangat ketat. Dalam pertandingan melawan Borneo FC, tiga pemain Persebaya Surabaya harus ditarik keluar karena mengalami cedera, yaitu Toni Firmansyah, Francisco Rivera, dan Riswan Lauhin.

Toni ditarik keluar pada menit ke-67 karena mengalami gangguan pada ototnya. Sementara itu, Francisco Rivera harus meninggalkan lapangan pada menit ke-72 setelah dilanggar keras oleh pemain lawan.

Riswan Lauhin menyusul menit ke-78 dengan kondisi yang tampak tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan.

Munster mengungkapkan kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di Persebaya Surabaya, tetapi juga di klub lain. Namun, ia menilai tidak ada perhatian serius dari operator liga terkait kesehatan para pemain.

Francisco Rivera, salah satu pemain kunci Persebaya Surabaya, menjadi perhatian utama setelah laga itu. Munster mengatakan Rivera akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit untuk memastikan kondisinya.

Namun, pemain asal Meksiko itu sempat memberikan sinyal positif kepada sang pelatih dengan mengatakan kondisinya baik-baik saja.

“Saya kira besok pagi Rivera akan check up di rumah sakit untuk memastikan. Tapi, saat saya tanya ke dia, jawabannya, tidak ada apa-apa. Saya harap cederanya tidak serius,” ungkap Munster.

Meski Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Borneo FC, Munster mengakui pertandingan itu berlangsung sangat sulit.

Menurutnya, Borneo FC adalah salah satu tim terkuat di Liga 1 dengan deretan pemain individu yang berkualitas. Namun, ia memberikan pujian kepada anak asuhnya yang mampu bermain solid di babak pertama.

“Borneo adalah tim yang bagus, mereka punya banyak pemain individu yang bagus. Namun secara keseluruhan, di babak pertama, saya rasa kami bermain sangat baik,” tambahnya.

Kemenangan atas Borneo FC menjadi modal penting bagi Persebaya Surabaya yang masih kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan raihan 37 poin. Namun, Munster menilai timnya masih harus banyak berbenah untuk menghadapi laga berikutnya melawan Bali United.

“Kita kebobolan melalui tendangan penjuru, ini menjadi catatan kita untuk lebih baik lagi ke depan,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore