Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 01.36 WIB

Bursa Transfer Liga 1 Dibuka, Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda Ungkap Strategi di Bursa Transfer Paruh Musim

Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda saat bertemu dengan Aryn Williams di Australia. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Bursa transfer Liga 1 Indonesia 2024/2025 telah resmi dibuka pada Kamis (19/12), dan Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, mulai buka suara mengenai strategi timnya dalam menghadapi jendela transfer kali ini.

Dalam pertemuan dengan Bonek Taiwan dan Viking Taiwan pada 26 November 2024 di Taipei, Azrul mengungkapkan bagaimana Persebaya Surabaya akan beradaptasi di tengah aturan baru terkait pemain asing.

Azrul mengungkapkan manajemen Persebaya Surabaya selalu bekerja sama dengan pelatih, Paul Munster, dalam menentukan kebijakan transfer, khususnya terkait komposisi pemain asing.

Ketika aturan jumlah pemain asing dibatasi menjadi delapan, Azrul mengatakan timnya harus merencanakan dengan matang agar tetap memiliki kekuatan yang kompetitif meski harus memilih dengan hati-hati.

Sebagai contoh, Azrul menyebutkan momen ketika Paul Munster mempertanyakan kebijakan menempatkan beberapa pemain asing di bangku cadangan.

"Jadi ini kemarin ketika ada aturan 8 pemain asing itu, kita dengan tim pelatih, sekali lagi, pemilihan pemain itu pasti ada kolaborasi antara tim pelatih dengan manajemen" ungkap Azrul, yang menjelaskan meski keputusan itu tidak mudah, tim sudah mengisi posisi pemain dengan baik di awal musim.

Menurut Azrul, keputusan untuk mempertahankan enam pemain asing di skuad Persebaya Surabaya hingga saat ini terbukti tidak merugikan.

Meski performanya belum terlalu istimewa, Azrul merasa langkah ini memberikan keseimbangan dalam tim dan memberikan mereka amunisi yang cukup untuk bersaing di putaran kedua.

Pelatih Paul Munster, menurut Azrul, terus berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pemain-pemain asing yang ada, sembari berharap ada perkembangan signifikan dalam kualitas tim.

“Paul Munster itu sempat bilang masa saya punya pemain asing untuk dicadangkan. Tapi, keputusan itu tidak mudah karena agak mepet, karena kita sudah mengisi plot-plot itu dengan baik,” ujar Azrul Ananda.

Azrul juga menyampaikan manajemen Persebaya Surabaya, yang masih terbilang muda, terus belajar dalam memilih pemain yang tepat dan membentuk tim yang lebih solid.

Dengan bukti tim tidak mengalami kerugian meski dengan enam pemain asing, Persebaya Surabaya kini sudah mulai mempersiapkan diri untuk bursa transfer putaran kedua.

"Jadi ketika itu Coach Paul Munster bilang kita tetap saja, dimaksimalkan karena kita punya pemain-pemain asing yang bagus," ujar Azrul Ananda, yang menegaskan tim akan mencari pemain-pemain yang bisa memperkuat tim untuk meraih hasil yang lebih baik.

Strategi yang dijalankan Persebaya Surabaya di bursa transfer kali ini sangat bergantung pada kemampuan manajemen untuk memilih pemain yang tepat, yang tidak hanya akan memperkuat tim tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada perkembangan tim ke depan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore