Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2024 | 22.58 WIB

Kisah Unik Bintang Persebaya Surabaya Mohammed Rashid: Reuni Manis dengan Rival Kuliah di Amerika Serikat

Potret persahabatan bintang Persebaya Surabaya Mohammed Rashid dengan Lukman Ahmed-Shaibu. (Instagram @lukmanahmedshaibu)

 

JawaPos.com — Mohammed Rashid, bintang Persebaya Surabaya, kembali mencuri perhatian. Kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan kisah uniknya bertemu kembali dengan seorang rival lama.

Dalam unggahan di Instagram Lukman Ahmed-Shaibu, terungkap mereka pernah bersaing di dunia sepak bola saat menimba ilmu di Amerika Serikat.

Dalam unggahannya, Lukman mengenang momen-momen saat mereka bersaing di level universitas di Amerika.

“Setelah satu dekade bersaing satu sama lain dalam sistem Universitas Amerika, kita bersatu kembali di benua yang berbeda sebagai saudara, melanjutkan semangat kita. Sementara yang lain meragukan kita, Allah percaya kepada kita!” tulisnya penuh makna.

Rashid tak ketinggalan memberikan komentar hangat pada unggahan tersebut, menegaskan betapa spesial pertemuan kembali mereka.

“@lukmanahmedshaibu, senang sekali bertemu denganmu, saudaraku. Aku harap kamu terus bersinar seperti masa-masa kuliah dulu,” tulis gelandang andalan Persebaya Surabaya ini.

Komentar Rashid dibalas dengan antusias oleh Lukman, yang juga tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

“@moerashid95 Legenda permainan! Gelandang kelas master. Senang bertemu denganmu, saudaraku. Kangen kamu, kawan,” balas Lukman penuh kehangatan.

Momen reuni ini menjadi bukti kuatnya hubungan yang terjalin di antara mereka meski kini berada di jalur karier yang berbeda.

Lukman sempat bermain untuk Persela Lamongan dari Agustus hingga Desember 2024 sebelum hengkang dari klub tersebut. Sementara itu, Rashid terus melanjutkan karier cemerlangnya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia.

Rashid sendiri memulai perjalanan kariernya di sepak bola profesional dengan cara yang tidak biasa.

Ketika pindah ke Amerika Serikat pada 2013, fokus utamanya adalah menyelesaikan gelar sarjana di bidang artificial psychology. Sepak bola kala itu bukanlah prioritas utamanya, meskipun bakatnya di lapangan sudah terlihat sejak masa kuliah.

Setelah meraih gelar sarjana, Rashid bahkan sempat mempertimbangkan untuk bekerja di bidang spesialisasi tersebut. Namun, takdir membawanya kembali ke dunia sepak bola, yang akhirnya membentuk perjalanan kariernya hingga menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga 1 saat ini.

Kisah unik Rashid ini tidak hanya menunjukkan keuletannya dalam menggapai cita-cita, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya persahabatan dalam dunia sepak bola.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore