Persebaya Surabaya saat menghadapi Semen Padang. (Istimewa)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan usai hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tim papan bawah Semen Padang. Pertandingan ini digelar di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Minggu (15/12).
Duel sengit mewarnai laga yang berakhir dengan skor imbang tersebut. Persebaya Surabaya tampil dominan, tetapi gagal memanfaatkan berbagai peluang emas yang mereka ciptakan.
Semen Padang yang berjuang keluar dari zona degradasi tampil ngotot demi meraih poin penuh. Sebaliknya, Persebaya Surabaya ingin memantapkan posisinya di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Namun, hasil imbang ini membuat Green Force kehilangan kesempatan emas untuk menjauh dari kejaran Persib Bandung di peringkat kedua. Persebaya Surabaya kini hanya unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya itu.
Kegagalan Persebaya Surabaya mengalahkan Semen Padang juga menimbulkan perdebatan di kalangan suporter. Satu nama mencuri perhatian dan menjadi sorotan tajam, yakni Flavio Silva.
Flavio Silva, striker utama Persebaya Surabaya, dianggap gagal menjalankan tugasnya sebagai mesin gol tim. Padahal, ia sebelumnya menjadi pahlawan kemenangan saat menghadapi Arema FC.
Berbagai komentar pedas dilontarkan oleh Bonek melalui media sosial resmi Persebaya Surabaya usai pertandingan. Sebagian besar kritik mengarah pada ketidakmampuan Flavio memanfaatkan peluang emas di depan gawang.
"Flavio kewareken sego padang ta kok gaono insting gol blas," tulis seorang penggemar di kolom komentar. Komentar ini menggambarkan kekecewaan besar terhadap performa sang striker.
Komentar lainnya juga menyinggung soal finishing buruk Flavio yang membuat peluang emas terbuang sia-sia. Beberapa bahkan menyarankan agar Flavio diberi waktu istirahat untuk memulihkan performanya.
Flavio Silva memang mendapatkan banyak peluang mencetak gol sepanjang laga. Namun, kurangnya ketenangan dan penyelesaian akhir yang buruk membuat Persebaya Surabaya gagal mencetak gol kemenangan.
Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, tentu harus segera melakukan evaluasi terkait performa lini depan timnya. Terutama dalam memaksimalkan peluang saat menghadapi tim dengan pertahanan rapat seperti Semen Padang.
Di sisi lain, Semen Padang mendapatkan pujian meski hanya bermain imbang di kandang sendiri. Suporter mereka, Spartacks, merasa puas dengan perkembangan permainan tim asuhan Eduardo Almeida.
Spartacks mengapresiasi kerja keras Semen Padang yang berhasil menahan tim sekuat Persebaya Surabaya. Mereka menilai ada peningkatan signifikan dalam gaya bermain tim meski belum maksimal.
"Secara permainan mulai membaik," tulis salah satu pendukung Semen Padang di media sosial. Pujian ini menjadi bukti usaha keras para pemain tidak sia-sia di mata para pendukung.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
