Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Desember 2024 | 18.20 WIB

Media Officer Persebaya Surabaya Jonathan Yohvinno Bongkar Alasan Kenapa Tak Ada Jumpa Pers Arema FC di GBT

Presscon Arema FC melalui Zoom usai hadapi Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali melanjutkan tren positif di Liga 1 2024/2025 setelah menang dramatis 3-2 atas Arema FC. Pertandingan panas yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo itu menyuguhkan aksi seru hingga menit terakhir.

Flavio Silva menjadi bintang dengan mencetak dua gol penting untuk Green Force. Gol terakhirnya pada menit ke-90+4 lewat titik penalti memastikan Persebaya Surabaya meraih tiga poin berharga.

Sementara itu, satu gol tambahan dicetak oleh Malik Risaldi yang tampil luar biasa meski sempat mendapat pengawalan ketat dari lini belakang Arema. Kemenangan ini membuat Persebaya Surabaya kukuh di puncak klasemen dengan raihan 30 poin.

Namun, di balik euforia kemenangan Persebaya Surabaya, sorotan juga tertuju pada absennya sesi konferensi pers dari kubu Arema FC. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan, terutama dari media yang hadir di stadion.

Media Officer Persebaya Surabaya, Jonathan Yohvinno, akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Ia menyebut keputusan tersebut berdasarkan arahan dari pihak kepolisian yang bertanggung jawab atas keamanan pertandingan.

“Teman-teman, tadi Arema tidak presscon karena arahan dari Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Winboko,” ujar Jonathan saat ditemui usai pertandingan.

Ia menambahkan Wakapolrestabes secara langsung datang ke ruang ganti Arema untuk menyampaikan keputusan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakapolrestabes didampingi General Coordinator pertandingan, Agus Sanjaya, memberikan arahan kepada pihak Arema. Langkah ini dilakukan demi menjaga kelancaran dan keamanan setelah pertandingan yang berpotensi menimbulkan gesekan antarpendukung.

Jonathan juga menjelaskan keputusan ini tidak diambil secara sepihak oleh pihak keamanan. Arahan untuk mengganti konferensi pers menjadi format virtual juga telah mendapatkan persetujuan dari Match Commissioner yang bertugas.

“Terkait presscon Arema menjadi virtual, ini juga sudah direstui oleh Match Commissioner,” tegas Jonathan. Hal ini menunjukkan keputusan tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam penyelenggaraan Liga 1.

Meski dilakukan secara virtual melalui platform Zoom, sesi konferensi pers tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun, absennya Arema dari ruang media di stadion tetap menjadi catatan tersendiri bagi para wartawan yang hadir.

Jonathan memastikan Persebaya Surabaya sebagai tuan rumah telah memfasilitasi kebutuhan media sesuai dengan standar Liga 1. Namun, keputusan untuk mengalihkan format konferensi pers berada sepenuhnya di tangan pihak keamanan.

Rivalitas panas antara Persebaya Surabaya dan Arema memang selalu menjadi sorotan dalam setiap pertemuan kedua tim. Namun, dalam pertandingan kali ini, semua pihak berusaha menjaga agar situasi tetap kondusif.

Menurut Jonathan, langkah preventif seperti ini harus dipahami sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Ia berharap keputusan ini tidak disalahartikan sebagai upaya untuk mengurangi transparansi dari pihak Arema FC.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore