
Para pemain Persebaya Surabaya berlatih sebagai persiapan jelang menghadapi Madura United malam nanti. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya terus menunjukkan dominasinya di Liga 1 2024/2025. Kemenangan 2-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu membuat Green Force semakin nyaman memimpin klasemen dengan 27 poin.
Pertandingan yang digelar di Stadion Bangkalan, Senin (2/12/2024), berlangsung ketat sejak awal. Madura United mencoba bermain agresif untuk keluar dari zona degradasi, tetapi Persebaya Surabaya membuktikan diri sebagai tim yang lebih superior.
Pada babak pertama, Persebaya Surabaya mengandalkan serangan dari sisi sayap untuk menekan pertahanan Madura United. Francisco Rivera menjadi motor serangan, namun peluangnya di menit ketiga gagal dimanfaatkan rekan-rekannya di kotak penalti.
Laga berjalan keras dengan kedua tim beberapa kali melakukan pelanggaran. Toni Firmansyah dan Nur Diansyah masing-masing menerima kartu kuning pada 15 menit pertama.
Peluang pertama yang mengancam gawang datang dari Hanis Sagara di menit ke-13. Namun, kiper Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani, tampil sigap untuk menepis tembakan keras tersebut.
Madura United tampil disiplin di lini belakang, namun Persebaya Surabaya perlahan menemukan celah. Pada menit ke-44, Mohammed Rashid memecah kebuntuan dengan memanfaatkan bola rebound di depan gawang lawan.
Gol Rashid menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama. Persebaya Surabaya menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0 atas tuan rumah.
Di babak kedua, Madura United mencoba tampil lebih menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Persebaya Surabaya merespons dengan memasukkan Gilson Costa untuk menambah kekuatan di lini tengah.
Permainan semakin seru dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Francisco Rivera nyaris menggandakan keunggulan Persebaya Surabaya pada menit ke-49, namun tendangannya melenceng tipis di sisi gawang.
Madura United akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-69 melalui Maxuel Da Silva. Gol ini lahir dari skema serangan cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya Surabaya.
Namun, Persebaya Surabaya membuktikan diri sebagai tim yang tidak mudah panik. Mohammed Rashid kembali menjadi pahlawan dengan mencetak gol kedua di menit ke-84, memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri.
Gol Rashid menjadi penentu kemenangan Persebaya Surabaya dalam Derbi Suramadu kali ini. Dengan tambahan tiga poin, Persebaya Surabaya semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 2024/2025.
Persib Bandung yang berada di posisi kedua kini tertinggal empat poin dari Green Force. Persaingan di papan atas semakin memanas, tetapi Persebaya Surabaya menunjukkan konsistensi yang membuat mereka sulit digeser.
Persaingan juga semakin ketat di posisi tiga besar dengan Borneo FC, PSM Makassar, dan Persija Jakarta sama-sama mengoleksi 21 poin. Bali United membuntuti di posisi keenam dengan 20 poin, menjaga asa untuk masuk zona persaingan juara.
Sementara itu, di papan tengah klasemen, Arema FC, Persita, dan PSBS Biak bersaing ketat dengan selisih poin yang tipis. Ketiga tim ini masih punya peluang besar untuk menembus lima besar jika mampu konsisten di paruh musim kedua.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
