
Andhika Ramadhani tampil perkasa jaga gawang Persebaya Surabaya saat hadapi PSIS Semarang. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Penampilan solid Andhika Ramadhani di bawah mistar gawang Persebaya Surabaya menjadi sorotan belakangan ini. Ketika Ernando Ari masih fokus pada pemulihan cederanya, Andhika memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kualitas.
Dalam dua laga terakhir, Andhika tampil impresif dan membantu Green Force meraih kemenangan. Persebaya Surabaya sukses menang 1-0 atas PSIS Semarang dan 2-1 melawan Persija Jakarta, meski Andhika sempat kebobolan di laga kedua.
Kiper berusia 25 tahun itu menunjukkan statistik yang cukup menjanjikan sepanjang Liga 1 2024-2025. Total 17 penyelamatan berhasil dicatatkan dari enam laga yang dimainkan musim ini.
Andhika menyadari persaingan untuk posisi utama tidak akan mudah, terutama jika Ernando kembali dalam kondisi prima. Meski begitu, dia tetap berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap sesi latihan.
"Tetap, jadi nomor 1, kiper utama (Persebaya). Tetapi, kalau memang saya belum ditunjuk sebagai starting eleven ya harus siap. Tetap support siapa pun yang diturunkan Coach Paul Munster," ungkap Andhika kepada media resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster dikenal cukup selektif dalam memilih pemain yang akan diturunkan. Keputusan akhir tentu akan bergantung pada performa pemain selama latihan dan kesiapan mental di lapangan.
Andhika menegaskan motivasi terbesar dalam karier sepak bolanya adalah keluarga. Dia menyebut istri dan anak-anaknya sebagai sumber semangat untuk terus bekerja keras.
"Kami akan berlatih untuk kesempatan itu. Saya akan bertarung untuk posisi nomor satu. Saya akan berlatih, bekerja keras dan untuk keputusan selanjutnya siapa yang akan menjadi starter selanjutnya tergantung Coach PM (Paul Munster)," tambahnya.
Perjalanan karier Andhika bersama Persebaya Surabaya memang tidak selalu mulus. Namun, pengalaman pernah diproyeksikan ke Timnas Indonesia untuk SEA Games 2022 memberinya pelajaran berharga.
Dia kini semakin matang dalam membaca situasi dan mengambil keputusan di bawah tekanan. Hal itu terlihat dari cara ia mengantisipasi serangan lawan dan memimpin lini pertahanan Persebaya Surabaya.
Di sisi lain, Ernando Ari menghadapi tantangan berat untuk kembali mengamankan posisinya di tim utama. Cedera yang belum sepenuhnya pulih membuatnya harus bersabar sebelum bisa kembali bersaing.
Kondisi itu membuka peluang emas bagi Andhika untuk terus menunjukkan konsistensinya. Jika performanya tetap stabil, bukan tidak mungkin dia akan semakin sulit digeser dari posisi utama.
Sikap rendah hati dan kerja keras Andhika mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk para suporter. Dukungan Bonek dan Bonita juga menjadi energi tambahan bagi kiper kelahiran Surabaya ini.
Keberhasilan Andhika menjaga gawang Persebaya Surabaya dari kebobolan melawan PSIS menjadi salah satu penampilan terbaiknya musim ini. Ia tampil tenang dan mampu menggagalkan sejumlah peluang emas lawan.
Namun, laga melawan Persija membuktikan masih ada beberapa aspek yang perlu ia tingkatkan. Kebobolan satu gol dari situasi bola mati menunjukkan komunikasi dengan lini belakang perlu lebih diperkuat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
