
Gresik United FC dan Persija U-20 terkena sanksi Komdis PSSI karena melakukan pelanggaran dalam pertandingan di Liga 2 dan EPA U-20 pada 10 November lalu. (Instagram Gresik United FC)
JawaPos.com – Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengumumkan hasil tiga sidang terakhir yang meliputi kompetisi Liga 1, Liga 2, hingga Elite Pro Academy 2024/2025. Gresik United dan Persija Jakarta jadi dua dari beberapa klub yang menerima sanksi.
Dalam laman resmi federasi, PSSI mengumumkan hasil sidang Komdis PSSI pada 14, 18, dan 21 November. Beragam hukuman dijatuhkan kepada berbagai pihak yang membuat kesalahan yang terjadi pada 8–15 November lalu.
Salah satu hukuman itu dijatuhkan kepada Gresik United. Klub asal Jawa Timur itu terkena denda sebesar Rp 25 juta dari Komdis PSSI, buntut pertandingan lanjutan Liga 2 Indonesia 2024/2025.
Tepatnya dalam laga tandang antara Persela Lamongan vs Gresik United di Stadion Tuban Sport Center, Kabupaten Tuban, pada 10 November lalu. Laga itu berkesudahan dengan skor 3-1 untuk kemenangan Persela.
Nah dalam laga itu, ada lima pemain Gresik United FC yang terkena kartu kuning. Yakni Soni Setiawan, Ibnu Hajar Alhaitami, Azamat Abdullaev, Egi Regiansyah, dan Kahar. Akibatnya, Laskar Joko Samudro terkena denda sebesar Rp 25 juta.
Selain Gresik United FC, ada empat klub Liga 2 lain yang juga terkena sanksi Komdis PSSI. Keempat klub tersebut adalah Nusantara United FC, Persiku Kudus, Sriwijaya FC, dan dan Dejan FC. Mereka terkena sanksi dengan pelanggaran dan bentuk hukuman berbeda-beda.
Selain klub Liga 2, Persija Jakarta juga dapat sanksi dari Komdis PSSI. Tapi hukuman yang dijatuhkan itu ditujukan ke tim muda Macan Kemayoran yang berkompetisi di EPA U-20.
Ada dua sanksi yang didapat oleh Persija U-20. Hukuman itu berasal dari dua pelanggaran berbeda yang terjadi pada pertandingan yang sama, yakni saat melakoni laga tandang melawan PSBS Biak U-20 pada 10 November lalu.
Dalam sidang Komdis PSSI per 14 November, hukuman pertama yang diterima Persija U-20 adalah terjadi penyalaan flare sebanyak 2 buah yang dilakukan oleh penonton. Akibatnya, Macan Muda harus membayar denda Rp 5 juta sebagai hukuman.
Kemudian sanksi kedua Persija U-20 diperoleh setelah Komdis PSSI melakukan sidang pada 18 November. Sumber hukuman itu sebenarnya berkaitan dengan pelanggaran pertama, melibatkan suporter.
Selain menyalakan flare, kehadiran suporter Persija U-20 itu sudah menyalahi aturan arau regulasi. Sebab Macan Kemayoran Muda berstatus sebagai tamu, dan secara regulasi, suporter tamu tak boleh hadir.
Karena itu, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada Persija U-20 berupa denda. Namun nilainya kini lebih besar, yakni Rp 10 juta. Itu artinya Persija U-20 secara keseluruhan terkena hukuman denda Rp15 juta karena dua pelanggaran berbeda.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
