Alfan Suaib siap harumkan nama Persebaya Surabaya dan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali membuktikan diri sebagai salah satu klub yang sukses mencetak talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Alfan Suaib, pemain berusia 20 tahun yang kini dipanggil Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.
Nama Alfan Suaib mulai mencuri perhatian berkat performanya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia musim ini. Kecepatan dan fleksibilitasnya di lapangan membuatnya menjadi pemain serba bisa di sektor pertahanan maupun serangan.
Lahir di Ternate pada 24 Maret 2004, Alfan adalah lulusan akademi Persebaya Surabaya. Perjalanannya menuju tim utama dimulai dari kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 pada musim 2022/2023, di mana ia menunjukkan potensi luar biasa.
Bakat Alfan terlihat dari kemampuannya bermain di berbagai posisi, termasuk sebagai bek kanan dan sayap kanan. Keunggulan ini membuatnya menjadi pemain serbaguna yang sering diandalkan untuk memenuhi kebutuhan taktik tim.
Pada 2023, Alfan dipromosikan ke tim senior Persebaya Surabaya untuk bermain di Liga 1. Debutnya di musim 2023/2024 meski hanya mencatatkan total waktu bermain 27 menit, menjadi langkah awal yang menjanjikan.
Musim ini, Alfan mendapat kepercayaan lebih besar untuk bermain reguler bersama skuad Persebaya Surabaya. Ia telah mencatatkan empat penampilan dengan total 154 menit bermain dalam empat pertandingan awal Liga 1 2024/2025.
Keputusan Persebaya Surabaya memainkan Alfan sebagai bagian dari regulasi pemain U-22 membuktikan keyakinan klub terhadap potensinya. Walau masih jarang tampil penuh, kontribusinya di sektor sayap kanan mulai terasa.
Sebagai pemain muda, Alfan memiliki tantangan besar untuk terus meningkatkan performanya di lapangan. Persaingan ketat di skuad Persebaya Surabaya tidak membuatnya menyerah, melainkan semakin memacu semangatnya untuk berkembang.
Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, Alfan telah menunjukkan determinasi tinggi untuk membuktikan kualitasnya. Ambisi dan kerja kerasnya menjadi modal utama untuk bersaing di level senior.
Alfan menjadi contoh nyata dari hasil pembinaan akademi Persebaya Surabaya yang sukses melahirkan pemain-pemain berbakat. Jejak kariernya kini menjadi inspirasi bagi generasi muda di Green Force untuk mengejar mimpi yang sama.
Regulasi pemain muda di Liga 1 memberikan peluang besar bagi Alfan untuk mendapatkan lebih banyak jam terbang. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk terus belajar dan menambah pengalaman bermain di level kompetitif.
Bermain bersama pemain-pemain senior seperti Malik Risaldi dan Ardi Idrus menjadi pengalaman berharga bagi Alfan. Latihan dan arahan dari mereka membantu Alfan mempersiapkan diri untuk tantangan yang lebih besar.
Meski kontribusinya di Liga 1 masih terbilang minim, Alfan berhasil menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pemanggilan Alfan ke skuad 34 pemain untuk pemusatan latihan di Bali menjadi bukti potensinya diakui di level nasional.
Shin Tae-yong dikenal berani memberikan kepercayaan kepada pemain muda berbakat. Bagi Alfan, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan diri layak menjadi bagian dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
