Persija Jakarta siap hadang laju Persebaya Surabaya menuju puncak klasemen Liga 1 Indonesia 2024-2025. (Vidio.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta mengimbau suporternya, The Jakmania untuk tidak datang ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dalam laga melawan Persebaya Surabaya untuk mematuhi regulasi. Namun tampaknya itu hanya menjadi imbauan saja dan tak mempan sepenuhnya.
Persija Jakarta akan melakoni laga tandang krusial kontra Persebaya Surabaya. Duel Persebaya vs Persija ini rencananya berlangsung di Stadion GBT pada Jumat (22/11) sore WIB.
Sebagai tamu, Persija berarti harus rela tampil sendirian. Sebab sesuai regulasi, tim tamu tak boleh bermain dengan dukungan suporter sedikit pun. Hanya pendukung tuan rumah saja yang boleh hadir.
Karena itu, Persija mengirim imbauan tersebut dalam akun media sosial mereka. Macan Kemayoran berharap Jakmania dapat mematuhi regulasi agar tak ada yang dirugikan.
Pasalnya, jika aturan itu dilanggar, maka Persija akan dikenai sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Macan Kemayoran pun pernah menerima itu usai sidang 23 Oktober, di mana Persija harus dinyatakan bersalah dan mendapatkan hukuman berupa denda.
Persija harus membayar denda sebesar Rp25 juta kepada PSSI karena terdapat suporter mereka dalam laga pekan ke-10 Liga 1 2024/2025 melawan PSIS Semarang di Stadion dr. H. Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah pada 17 Oktober lalu
"Jangan Datang ke GBT, Jak!" tulis pernyataan Persija dengan simbol peringatan.
"Mari patuhi regulasi Liga 1 2024/2025 untuk tidak hadir dan datang langsung pada laga Persebaya vs Persija di Stadion Gelora Bung Tomo. Bersama kita jaga The Jakmania dan Persija!" tambah keterangan Persija dengan menambahkan simbol jari Jakmania dan warna merah.
Namun imbauan itu tampaknya tak diindahkan. Unggahn tersebut langsung ramai dengan komentar yang menolak regulasi tersebut dan banyak yang mengatakan siap datang ke Surabaya.
"Udah banyak Jakmania yang away ke Surabaya," tulis salah satu warganet Jakmania.
"Emang kita tamu mereka? Bukannya udah sodara ya?" tanya salah satu warganet.
"PERSETAN DENDA, SOAL SILATURAHMI HARUS TETAP ADA," tulis salah satu fanbase Jakmania.
"Gak ngapa denda dikit biar silaturahmi gak putus," tulis warganet Jakmania lain.
Pentolan Garis Keras Jakmania, Irlan Alarancia juga memberikan respons dalam unggahan itu. Dia memprotes adanya regulasi ini dan mendesak Persija bertindak.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
