Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 November 2024 | 23.07 WIB

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Garuda Pernah Dihancurkan 6 Gol, Kini Berpeluang Ukir Sejarah Baru

Sejumlah pemain Timnas Indonesia menjalani sesi latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com — Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 19 November 2024. Pertemuan ini menjadi laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang bisa menjadi sejarah baru bagi Garuda.

Sejarah panjang rekor pertemuan kedua tim tidak berpihak pada Timnas Indonesia. Dalam 16 pertandingan sejak 1981, Timnas Indonesia belum sekalipun meraih kemenangan melawan Arab Saudi.

Arab Saudi mendominasi dengan 13 kemenangan, sementara tiga pertandingan lainnya berakhir imbang. Kekalahan terbesar Timnas Indonesia terjadi pada Kualifikasi Piala Asia 2004, di mana Garuda dihancurkan dengan skor 0-5 dan 0-6.

Momen ini menjadi ujian berat bagi pelatih Shin Tae-yong dan anak asuhnya. Namun, hasil imbang 1-1 di Riyadh pada pertemuan pertama memberikan harapan bahwa Timnas Indonesia mampu bersaing.

Pada laga sebelumnya, Sandy Walsh mencetak gol melalui defleksi tendangan Ragnar Oratmangoen. Pertahanan solid yang digalang Mees Hilgers dan Jay Idzes juga berhasil meredam serangan Arab Saudi.

Hasil tersebut memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Timnas Indonesia. Kini, dukungan ribuan suporter di SUGBK diharapkan menjadi faktor pembeda untuk mencatat sejarah baru.

Arab Saudi merupakan salah satu tim terkuat di Asia dengan pengalaman panjang di ajang internasional. Mereka telah berpartisipasi di beberapa edisi Piala Dunia dan sering mendominasi lawan-lawannya di Asia.

Namun, Timnas Indonesia tidak gentar menghadapi tantangan ini. Shin Tae-yong menyatakan timnya sudah siap memberikan perlawanan terbaik untuk meraih tiga poin.

Skuad Garuda akan mengandalkan kombinasi pemain muda dan naturalisasi. Nama-nama seperti Maarten Paes, Calvin Verdonk, dan Justin Hubner diharapkan mampu tampil maksimal di lini belakang.

Di lini tengah, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye menjadi andalan untuk mengatur ritme permainan. Sementara di lini depan, Rafael Struick diharapkan mampu memecah kebuntuan dengan kecepatannya.

Shin Tae-yong diprediksi akan menerapkan strategi bertahan rapat dengan serangan balik cepat. Taktik ini dinilai efektif berdasarkan performa sebelumnya yang berhasil menahan imbang Arab Saudi.

Kemenangan akan menjadi pencapaian besar bagi Timnas Indonesia. Tidak hanya mengakhiri rekor buruk, tiga poin juga akan memperbaiki posisi Garuda di klasemen Grup C.

Saat ini, Timnas Indonesia berada di dasar klasemen dengan tiga poin. Tambahan poin dari laga ini akan membuka peluang untuk terus bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meski sulit, kemenangan ini juga akan menjadi bukti perkembangan signifikan sepak bola Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Hasil ini akan menjadi modal penting untuk menatap laga-laga berikutnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore