Eliano Reijnders dapat dukungan penuh dari suporter Timnas Indonesia untuk terus berjuang di bawah komando Shin Tae-yong. (Instagram @eliano.r)
JawaPos.com — Kekalahan telak Timnas Indonesia dari Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 memancing banyak reaksi, salah satunya terkait keputusan Shin Tae-yong mencoret Eliano Reijnders dari skuad. Pemain muda berdarah Indonesia-Belanda itu mendapat gelombang dukungan luar biasa dari netizen, yang kecewa melihat namanya tak terdaftar di laga kontra Jepang.
Eliano Reijnders yang bermain di PEC Zwolle dinilai memiliki kualitas yang layak untuk tampil membela Timnas Indonesia. Meski begitu, Shin Tae-yong dengan tegas menyatakan Reijnders belum memenuhi standar untuk bergabung dalam timnya.
Keputusan ini menuai perdebatan di media sosial, di mana nama Eliano menjadi perbincangan hangat. Bahkan, unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya dibanjiri lebih dari 45 ribu komentar dukungan dari fans Indonesia.
Banyak yang merasa Reijnders layak diberi kesempatan, terutama setelah menunjukkan performa impresif di Liga Belanda. Beberapa netizen menyebut pemain kelahiran Tampere, Finlandia, itu bisa menjadi solusi lini tengah Garuda yang kesulitan menciptakan peluang di laga-laga berat.
Reijnders resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 30 September 2024. Ia memiliki darah Indonesia dari ibunya dan kakeknya yang berasal dari Jakarta, yang membuatnya antusias untuk mengenakan seragam Merah Putih.
Namun, debutnya bersama Timnas Indonesia belum kunjung tiba, meski ia sudah mendapat panggilan awal dari Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut persaingan di tim nasional sangat ketat, dan Reijnders masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Banyak netizen yang meminta Shin Tae-yong untuk memberikan Reijnders kesempatan di laga-laga berikutnya. Beberapa di antaranya berharap sang pemain bisa dimainkan saat menghadapi Arab Saudi pada 19 November mendatang di Stadion Gelora Bung Karno.
"Kalau main di Arab Saudi nanti, pasti Eliano bisa bantu buat lini tengah kita lebih solid," tulis seorang netizen.
Dukungan semacam ini terus berdatangan di berbagai platform, termasuk Twitter dan Instagram, yang semakin mempertegas antusiasme fans Garuda.
Meski begitu, ada juga yang membela keputusan Shin Tae-yong dan meminta fans untuk lebih memahami situasi. Mereka mengingatkan panggilan ke timnas adalah proses panjang, dan Reijnders masih punya peluang di masa depan jika terus berkembang.
"Harusnya kita sabar, STY punya alasan, tapi Eliano tetap perlu diberikan motivasi," ujar netizen lainnya. Beberapa komentar juga menyebut persaingan di Timnas Indonesia semakin ketat dengan banyaknya pemain berkualitas.
Sorotan besar ini menunjukkan betapa tingginya ekspektasi fans Indonesia terhadap pemain-pemain muda seperti Reijnders. Mereka berharap Reijnders bisa menjadi tambahan kekuatan untuk timnas, mengingat posisinya sebagai gelandang kreatif yang bisa membantu membongkar pertahanan lawan.
Namun, Shin Tae-yong tampaknya masih ingin berhati-hati dalam memberikan kesempatan kepada Reijnders. Ia mengatakan pemain muda butuh waktu untuk membiasakan diri dengan sistem permainan dan intensitas yang lebih tinggi di level internasional.
Dukungan masif dari netizen tentu menjadi motivasi besar bagi Reijnders untuk terus meningkatkan kualitasnya. Ia bisa menjadi salah satu aset penting Timnas Indonesia jika mampu membuktikan kemampuannya di masa depan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
