Persebaya Surabaya jadi siap bersaing dengan Persib Bandung. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dan Persib Bandung menjadi dua tim papan atas Liga 1 2024/2025 yang bersaing ketat di klasemen sementara. Keduanya memutuskan untuk tidak menggelar laga uji coba selama jeda internasional dua pekan ini.
Persebaya Surabaya saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 21 poin dari 10 pertandingan. Di posisi ketiga, Persib Bandung mengekor dengan koleksi 20 poin, hanya terpaut satu angka saja.
Keputusan untuk tidak menggelar uji coba diambil demi menjaga kebugaran pemain dan memaksimalkan persiapan internal. Persebaya Surabaya memilih fokus pada gim internal dengan simulasi pertandingan sebelas lawan sebelas untuk menjaga atmosfer kompetisi dalam tim.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menilai gim internal lebih efektif dibandingkan menghadapi tim luar. Menurutnya, persaingan di antara pemain untuk memperebutkan tempat di starting eleven akan meningkatkan performa tim secara keseluruhan.
“Kadang, bermain melawan sesama pemain kami sendiri malah lebih bagus. Persaingan akan lebih ketat, dan semua orang berjuang untuk tampil sebagai starter di Persebaya,” ujar Munster.
Persiapan Persebaya Surabaya difokuskan pada peningkatan intensitas latihan secara bertahap sejak jeda internasional dimulai. Pelatih asal Irlandia Utara ini juga menekankan latihan taktikal untuk menghadapi laga penting melawan Persija Jakarta pada 22 November 2024.
Persija sendiri sedang dalam tren positif setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Liga 1. Paul Munster menilai laga melawan Persija akan menjadi ujian besar bagi Persebaya Surabaya, terutama dalam mempertahankan posisi di papan atas klasemen.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi kelemahan yang perlu diperbaiki. "Masih banyak yang harus diperbaiki dalam hal finishing," katanya menegaskan.
Keputusan serupa juga diambil oleh Persib Bandung yang memilih tidak mengadakan uji coba selama jeda internasional. Pelatih Bojan Hodak lebih memprioritaskan waktu istirahat bagi para pemainnya setelah jadwal padat, termasuk di AFC Champions League Two.
Persib memanfaatkan jeda ini untuk mengembalikan kebugaran pemain yang kelelahan sekaligus menghindari risiko cedera. “Kami tak memainkan pertandingan (di jeda internasional) karena para pemain memerlukan waktu untuk recovery,” ungkap Hodak.
Menurutnya, jadwal Desember akan sangat padat sehingga penting untuk mengelola kondisi fisik pemain sejak sekarang. Persib dijadwalkan kembali bertanding pada 22 November melawan Borneo FC Samarinda, pemuncak klasemen sementara Liga 1.
Borneo FC saat ini memimpin klasemen dengan perolehan 21 poin, sama seperti Persebaya Surabaya, namun unggul selisih gol. Pertandingan ini menjadi laga krusial bagi Persib untuk menjaga asa bersaing di papan atas.
Persaingan antara Persebaya Surabaya dan Persib dipastikan akan terus memanas hingga putaran kedua nanti. Keduanya memiliki target besar untuk meraih gelar Liga 1 musim ini, yang membuat setiap poin menjadi sangat berharga.
Pada putaran pertama, Persib berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-0 dalam laga yang digelar pada 18 Oktober 2024. Namun, Persebaya Surabaya memiliki kesempatan untuk membalas kekalahan itu pada pertemuan kedua di Surabaya pada 1 Maret 2025.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
