Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 November 2024 | 00.16 WIB

Rizky Ridho Blak-blakan Soal Proses Pindah dari Persebaya Surabaya ke Persija Jakarta dan Peluang Bermain di Luar Negeri

Rizky Ridho beberkan perjuangannya pindah dari Persebaya Surabaya ke Persija Jakarta. (Instagram @rizkyridhoramadhani)

JawaPos.com Rizky Ridho, bintang muda Timnas Indonesia, secara terbuka membagikan kisah tentang keputusannya bergabung dengan Persija Jakarta serta peluangnya merumput di luar negeri. Lewat kanal YouTube Sport77, Ridho mengungkapkan detail tawaran dari beberapa klub dan alasannya memilih ibukota sebagai pelabuhan barunya.

Saat kontraknya dengan Persebaya Surabaya hampir berakhir, Ridho mendapat tawaran dari tiga klub besar Liga 1, yaitu Persib Bandung, Bali United, dan Persija Jakarta. Menariknya, ketiga klub tersebut langsung menghubungi Ridho tanpa melalui perantara.

“Ya waktu itu kan 6 bulan sebelum kontrak saya habis, ada 3 tim yang menghubungi saya, ada Persib, Persija, Bali United. Persib langsung ke saya, Bali United langsung ke saya, dan Persija langsung ke saya,” ujar Rizky Ridho dikutip dari kanal Youtube Sport77.

Namun, sebelum ia bisa memberikan jawaban, Ridho fokus menghadapi pertandingan penting melawan Arema. Ia menyadari betapa pentingnya kemenangan itu bagi Persebaya, mengingat timnya belum pernah menang dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya melawan Arema di Malang.

“Tepat di hari sebelum saya lawan Arema, tiga orang petinggi klub telpon saya dan saya bilang saya fokus dulu lawan Arema karena ini pertandingan penting, dan sebelum-sebelumnya Persebaya belum menang, saya harus menang, kalau enggak ya makin parah ini di Surabaya,” ujar Rizky Ridho.

Setelah laga yang berakhir dengan kemenangan bagi Persebaya, Ridho akhirnya berkonsultasi dengan orang tuanya mengenai tiga pilihan tersebut. Ia mempertimbangkan jarak dan akses transportasi, di mana opsi Bandung dirasa terlalu jauh dan sulit dijangkau karena harus transit lebih dahulu.

“Terus udah 23 tahun belum menang, dan alhamdulillah menang,” ungkap Rizky Ridho.

“Terus saya cerita ke orang tua, ini ada tawaran Persib sama Persija, di Bandung ini pesawat susah, saya harus ke Bali dulu transit baru ada yang ke airport lama. Dan ada kereta 12 jam wah ini jauh sekali.”

Keputusan akhirnya jatuh pada Persija Jakarta karena akses yang mudah serta dukungan keluarga yang sudah tinggal di Jakarta. Kehadiran kakaknya di Jakarta turut menjadi alasan Ridho memilih Persija, di mana ia juga bisa tinggal di apartemen bersama keluarganya tanpa kendala jarak.

“Terus di Persija, kapan saja saya pulang, kapan saja bisa, dan kebetulan ada kakak di Jakarta, kakak sewa apartemen, meding kakak ikut saya aja kakak ikut tinggal di apartemen,” terang Rizky Ridho.

“Yaudah saya akhirnya saya terima di Persija.”

Tidak hanya itu, Ridho juga mempertimbangkan kondisi Persija yang saat itu sedang berada di peringkat dua, yang membuka peluang untuk bermain di kompetisi Asia. Motivasi untuk berlaga di level Asia menjadi salah satu alasan besar mengapa ia memilih bergabung dengan Persija.

“Dan waktu itu saya lihat Persija lagi bagus-bagusnya, kayaknya bisa ini main di AFC, karena peringkat dua otomatis dapat slot, dan itu salah satu pertimbangan saya,” jelas Rizky Ridho.

Namun, hasrat Ridho untuk bermain di luar negeri tak pernah pudar. Setelah bergabung dengan Persija dan memenangkan SEA Games, Ridho mendapatkan tawaran dari tiga klub Thailand yang difasilitasi oleh Victor Igbonefo. Meski tertarik, Ridho memutuskan untuk menolak tawaran tersebut demi menghormati kontraknya dengan Persija yang berdurasi tiga tahun.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore