Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 November 2024 | 18.02 WIB

PSSI Terapkan Garuda ID untuk Keamanan Suporter di Pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang

Suporter timnas Indonesia saat pertandingan melawan Vietnam pada laga lanjutan grup F babak kualifikasi Piala dunia zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/3/2024). - Image

Suporter timnas Indonesia saat pertandingan melawan Vietnam pada laga lanjutan grup F babak kualifikasi Piala dunia zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

JawaPos.com — Dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI menerapkan aturan ketat bagi suporter yang ingin menyaksikan langsung pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Kebijakan itu bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan suporter serta mencegah penyalahgunaan tiket oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Para calon penonton diwajibkan membeli tiket melalui aplikasi Livin' Mandiri, platform resmi yang ditunjuk oleh PSSI. Tiket yang dibeli melalui pihak ketiga atau calo tidak diakui, dan suporter yang membeli tiket tidak resmi berisiko tertipu dengan tiket palsu.

PSSI juga mewajibkan setiap calon penonton memiliki akun Garuda ID sebelum membeli tiket. Akun Garuda ID ini menjadi identitas digital sekaligus database resmi suporter, memastikan bahwa hanya penggemar yang terdaftar yang dapat mengakses tiket pertandingan.

Tanpa Garuda ID yang valid, suporter tidak bisa membeli tiket ataupun memasuki stadion. Hal ini juga memberi jaminan keamanan bahwa identitas suporter yang hadir di stadion sudah tercatat dengan baik.

Setelah memiliki akun Garuda ID, calon penonton harus memastikan data yang tertera, terutama foto identitas, sama dengan data yang diunggah di Garuda ID. Jika ada perbedaan antara foto pada kartu identitas asli dengan yang diunggah di Garuda ID, penonton tidak akan diizinkan masuk ke stadion.

PSSI juga mengimbau seluruh suporter untuk membawa kartu identitas asli saat memasuki stadion. Identitas seperti KTP akan diperiksa untuk memastikan kecocokan antara data pada tiket dan identitas asli suporter.

Teknologi face recognition akan diterapkan oleh panitia untuk mendeteksi penonton yang datanya sesuai dengan Garuda ID yang tercatat di tiket. Dengan teknologi ini, setiap penonton dapat diidentifikasi secara cepat dan akurat sesuai dengan identitas yang mereka daftarkan.

Aturan ini diterapkan demi mencegah praktik calo yang sering merugikan penggemar setia Timnas Indonesia. Banyaknya tiket palsu yang beredar membuat PSSI mengambil langkah tegas dengan verifikasi data yang ketat.

Jika terjadi perubahan orang yang hadir dan membutuhkan pergantian nomor Garuda ID, penonton harus mengajukan permohonan pergantian melalui call center Book My Show atau Booth Help Desk di stadion. Dengan cara ini, proses pergantian dapat dilakukan secara sah tanpa risiko pelanggaran aturan.

Untuk menghindari antrean panjang, seluruh pemilik tiket diminta hadir setidaknya tiga jam sebelum kick-off. Waktu ini cukup untuk melakukan pengecekan identitas, menghindari keramaian, dan memberikan pengalaman menonton yang nyaman.

Langkah penggunaan Garuda ID ini menjadi gebrakan baru dalam pengaturan ticketing pertandingan kandang Timnas Indonesia. Melalui aturan ini, suporter yang tidak tertib juga akan terdata dengan lebih baik dan bisa dikenakan sanksi jika melakukan pelanggaran.

Aturan ketat ini muncul sebagai respons terhadap banyaknya penggemar yang tak bertiket yang masuk stadion saat laga melawan Australia di SUGBK pada September lalu. Penerapan Garuda ID diharapkan menjadi solusi untuk menjaga ketertiban dan keamanan stadion bagi seluruh suporter.

Suporter yang mengikuti panduan resmi PSSI akan lebih mudah menikmati pertandingan dengan aman dan lancar. Dukungan dari tribune menjadi kekuatan besar bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi laga berat melawan Jepang di kandang sendiri.

Menghindari calo dan mematuhi aturan Garuda ID adalah langkah penting untuk memastikan pengalaman nonton yang nyaman. Setiap suporter diharapkan mengikuti aturan ini agar dapat menikmati pertandingan dengan maksimal tanpa hambatan di pintu masuk.

Dengan kebijakan ini, PSSI berharap setiap suporter yang hadir memiliki identitas yang jelas dan terekam dengan baik. Garuda ID menjadi cara efektif untuk menata stadion agar lebih aman dan bebas dari penonton tak bertiket.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore