Skuad Persebaya Surabaya tak gentar hadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Hari ini, pertandingan seru antara PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya akan hadir di pekan ke-10 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Laga klasik ini akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu (2/11) pukul 15.30 WIB, menjanjikan persaingan panas antara dua tim dengan ambisi yang sama besarnya.
Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS Semarang, menghadapi tantangan besar karena harus berlaga di luar kandang mereka di Jawa Tengah.
Tidak hanya itu, mereka juga akan bertanding tanpa dukungan langsung dari para suporter, yang jelas menjadi ujian berat bagi Septian David Maulana dan kawan-kawan.
Kondisi ini semakin sulit karena PSIS tak akan turun dengan kekuatan penuh, di mana beberapa pilar harus absen.
Riyan Ardiansyah, yang sebelumnya mendapat kartu merah, masih menjalani hukuman dan harus absen dari laga penting ini.
Selain Riyan, striker andalan PSIS, Evandro Brandao, juga dipastikan absen karena masih mengalami cedera.
Ketidakhadirannya menambah daftar masalah PSIS, terlebih mereka juga kehilangan kiper utama Adi Satryo dan bek tengah Ruxi yang terkena hukuman kartu merah sejak laga melawan Persija Jakarta pada pekan kedelapan.
Sementara itu, Persebaya Surabaya datang ke Bali dengan semangat penuh, meskipun posisi mereka sempat melorot ke peringkat keempat klasemen sementara Liga 1 2024/2025.
Pelatih Paul Munster menegaskan timnya tidak gentar menghadapi PSIS meskipun harus bermain jauh dari Surabaya.
Paul Munster juga menekankan pentingnya fokus pada performa tim sendiri tanpa terganggu oleh peringkat atau kekuatan lawan.
Ia yakin setiap pertandingan membawa peluang bagi Persebaya Surabaya untuk terus berkembang dan menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu.
Bruno Moreira dan para pemain Persebaya Surabaya lainnya diminta untuk tidak terpengaruh oleh tekanan klasemen dan tetap tampil maksimal di lapangan.
Munster berharap pemainnya bisa menunjukkan mental baja untuk mengamankan tiga poin penting dalam laga tandang kali ini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
