Bruno Moreira diprediksi bakal meledak di laga Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@brunomoreira99)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus kembali puas dengan hasil imbang ketika ditahan PSM Makassar 1-1 pada matchday kesembilan Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Meski mendominasi jalannya pertandingan, terutama di babak kedua, Green Force tak mampu mencetak gol tambahan untuk mengamankan tiga poin di Gelora Bung Tomo.
Di babak kedua, Paul Munster memasukkan Flavio Silva untuk menambah daya serang tim. Dia menggantikan Rizky Dwi pada menit ke-63. Kehadiran Flavio diharapkan mampu membuka ruang di lini depan, dan peluang emas pun tercipta.
Melalui umpan silang dari Bruno Moreira yang melengkung apik ke arah Kasim Botan, sayang sepakan Kasim di depan gawang hanya membentur tiang.
Persebaya Surabaya tak mengendurkan serangan setelah itu. Pada menit ke-78, Gilson Costa melepaskan umpan terobosan yang sangat baik kepada Flavio Silva. Sayangnya, meski berhadapan langsung dengan kiper PSM Hilmansyah, bola hasil chip dari Flavio justru melebar tipis dari sasaran.
Momentum yang dinantikan Persebaya Surabaya akhirnya datang pada menit ke-87 ketika Flavio berhasil menjebol gawang PSM. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah mengecek VAR karena Flavio terjebak dalam posisi offside. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap imbang 1-1 tanpa ada tambahan gol.
Di tengah performa tim yang naik turun, sorotan tertuju kepada Bruno Moreira, sang penggawa bernomor punggung 10. Sejak awal musim 2024/2025, Bruno dipercayakan memakai nomor yang memiliki beban berat di Persebaya Surabaya.
Sebagai pemain dengan label 'nomor 10', dirinya diharapkan bisa membawa pengaruh besar di lini serang.
Nomor punggung 10 selalu identik dengan pemain bintang yang menjadi kunci permainan tim. Di Persebaya Surabaya, angka ini punya sejarah tersendiri dengan sederet nama besar yang pernah memakainya di era Liga 1.
Nama-nama seperti Ze Valente, Higor Vidal, Taisei Marukawa, hingga Makan Konate pernah menghiasi nomor legendaris ini dalam beberapa musim terakhir.
Ze Valente, yang mengenakan nomor 10 pada musim 2022/2023 hingga 2023/2024, meninggalkan catatan yang cukup impresif. Dalam 29 penampilannya bersama Green Force, Ze sukses mencetak 6 gol dan 9 assist. Pemain asal Portugal ini juga bermain selama 2.433 menit dan menjadi salah satu sosok kunci di lini tengah Persebaya Surabaya.
Sebelum Ze Valente, ada nama Higor Vidal yang mengenakan nomor 10 pada musim 2021/2022. Namun, catatan Higor tidak terlalu gemilang dengan 0 gol dan hanya 5 assist dalam 14 pertandingan. Dia tampil selama 1.009 menit sebelum akhirnya hengkang dari skuad Green Force.
Pemain lain yang membawa kebanggaan pada nomor 10 di Persebaya Surabaya adalah Taisei Marukawa. Pemain asal Jepang ini mencetak 17 gol dan 10 assist dalam 32 penampilannya pada musim 2021/2022.
Marukawa menjadi idola baru Bonek karena penampilannya yang konsisten dan kontributif. Tak heran jika ia menjadi salah satu pemain yang paling dikenang sebagai pemakai nomor 10 di Persebaya Surabaya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
