Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Oktober 2024 | 18.27 WIB

Dicap Miskin Taktik, Sosial Media Paul Munster Diserbu Netizen Jelang Laga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar

Paul Munster wajib menang di kandang jelang laga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menjadi sorotan tajam usai kekalahan 0-2 dari Persib Bandung pada pekan kedelapan Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Kekalahan ini menjadi kegagalan pertama Persebaya Surabaya musim ini, sekaligus membuat mereka harus turun dari puncak klasemen, yang kini dikuasai Bali United.

Dengan raihan 17 poin dari 8 laga, Persebaya Surabaya berada di posisi kedua klasemen sementara. Meski performa tim secara keseluruhan terbilang solid, kekalahan dari Persib Bandung ini membuat netizen ramai-ramai mengkritik Paul Munster di media sosial.

PSM Makassar, yang akan menjadi lawan Persebaya Surabaya berikutnya, datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi. Tim besutan Bernardo Tavares baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Madura United, dan kini menempati peringkat keempat dengan 15 poin.

Laga pekan kesembilan ini bakal menjadi ajang penting bagi kedua tim. Persebaya Surabaya memiliki misi merebut kembali puncak klasemen, sementara PSM berpeluang memperpendek jarak dengan tim-tim di papan atas jika mampu mencuri poin di Stadion Gelora Bung Tomo.

Namun, jelang laga melawan PSM, Paul Munster harus menghadapi kritik keras dari penggemar di media sosial, terutama di akun Instagram pribadinya. Kekalahan dari Persib Bandung tampaknya menjadi pemicu, di mana banyak netizen yang menuding Munster minim taktik.

Netizen menyampaikan keluhan dan kritikan terkait penampilan Persebaya Surabaya yang dinilai kurang memuaskan, terutama di laga melawan Persib. Mereka menilai permainan Persebaya Surabaya kurang efektif, terutama dalam hal passing, positioning, dan penyelesaian akhir.

Salah satu netizen berkomentar, "Ajari passing, positioning, control ball. Biar skema taktik jalan." Komentar ini seakan menggambarkan kekecewaan atas minimnya koordinasi di lini tengah dan depan Persebaya Surabaya dalam pertandingan tersebut.

Tak hanya itu, netizen lain juga menyoroti kesulitan tim dalam mencetak gol. "Minim taktik, gol sulit, pemain bingung," tulis seorang penggemar yang tampaknya frustrasi melihat permainan yang tidak berkembang.

Paul Munster sendiri memang seringkali menerapkan taktik yang dianggap konservatif, terutama dengan pendekatan 4-3-3 Defending yang banyak digunakan musim ini.

Meskipun berhasil meraih hasil positif di beberapa laga sebelumnya, pendekatan ini dianggap terlalu defensif oleh sebagian penggemar, terutama ketika tim membutuhkan gol.

Dalam laga melawan Persib Bandung, Munster mencoba menggunakan formasi 4-3-3 Attacking. Namun, hasilnya justru membuat Persebaya Surabaya kalah dalam penguasaan bola dan peluang, yang semakin memicu komentar miring dari netizen.

Beberapa netizen juga memberikan masukan terkait rotasi pemain. "Coach, lini tengah antarpemain terlalu lebar, passingnya kurang baik. Gilson lebih baik dicadangkan dulu, masukkan Andre atau Toni yang lebih bisa main,” tulis seorang netizen yang menyoroti penampilan Gilson Costa dalam laga tersebut.

Komentar lain yang muncul juga meminta Munster untuk lebih responsif dalam mengganti pemain ketika permainan buntu.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore