
Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena (kanan), bersama asistennya Ricky Nelson. (Dok media Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta akan memainkan pertandingan 'ulang' dengan Dewa United FC. Tapi, laga kali ini bukanlah digelar pada ajang resmi, melainkan hanya sebatas uji coba di tengah FIFA Matchday alias jeda internasional selama 7-15 Oktober.
Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, menjelaskan pertandingan melawan Dewa United FC bertujuan untuk menjaga aspek kompetitif para pemain saat jeda. Dia juga ingin melihat apa saja hasil latihan tim selama ini.
"Besok (hari ini), kami akan memainkan pertandingan persahabatan yang bagus melawan Dewa United untuk menjaga momen kompetitif. Dan, mencoba menggunakan semua sesi latihan untuk meningkatkan tim," kata Carlos Pena di Nirwana Park Sawangan, Rabu (9/10).
Tidak dijelaskan secara pasti soal jam dan di mana uji coba tersebut digelar. Namun, pertandingan ini bisa dibilang sebagai laga ulangan karena keduanya baru bertemu bulan lalu.
Tepatnya pada 16 September 2024, di mana Persija menjamu Dewa United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Namun, meski bermain di hadapan puluhan ribu penonton, Macan Kemayoran tampil loyo dan gagal meraih kemenangan.
Persija hanya mampu meraih satu poin saja karena bermain imbang dengan skor kacamata alias tanpa gol. Padahal, dalam laga itu Macan Kemayoran tampil mendominasi dan banyak menghasilkan peluang.
Carlos Pena pun menyesalkan kegagalan Persija menang atas Dewa United FC kala itu. "Melawan Dewa di kandang, seharusnya kami memenangkan pertandingan itu karena kami memiliki cukup banyak peluang," katanya.
"Juga melawan PSM Makassar di babak kedua, saya pikir kami memiliki cukup peluang untuk menang. Jadi, kami harus tampil lebih baik dalam menyerang," tambah Pena.
Lantas, apa target Carlos Pena untuk laga uji coba kontra Dewa United FC? Dia menatap laga tersebut dengan sungguh-sungguh layaknya kompetisi sesungguhnya, jadi bukan sebatas uji coba saja.
"Kami akan mencoba menghadapi pertandingan dengan cara yang kompetitif, berpikir bahwa ini bukan sekadar pertandingan persahabatan, karena kami ingin siap untuk pertandingan melawan (PSIS) Semarang," jelasnya.
"Jadi, saya bilang ke para pemain bahwa besok, 'oke, tidak ada poin'. Tidak ada poin untuk diperebutkan, tetapi kami akan menghadapi pertandingan dengan pola pikir kompetitif," pungkas eks pelatih Ratchaburi ini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
