Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Oktober 2024 | 23.36 WIB

Nasib Carlos Pena sebagai Pelatih di Pinggir Jurang, Gara-gara Persija Jakarta Ditekuk Persib Bandung?

Pelatih baru Carlos Pena Persija Jakarta memimpin latihan perdana di Nirwana Park Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2024). - Image

Pelatih baru Carlos Pena Persija Jakarta memimpin latihan perdana di Nirwana Park Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2024).

JawaPos.com - Nasib Carlos Pena sebagai pelatih Persija Jakarta masih menjadi tanda tanya. Juru taktik asal Spanyol itu saat ini tengah berada di pinggir jurang karena rentetan hasil buruk Macan Kemayoran - julukan Persija, termasuk saat kalah dari Persib Bandung.

Persija di tangan Carlos Pena sebenarnya cukup menjanjikan. Awalnya. Macan Kemayoran berhasil tidak terkalahkan dalam tiga laga awal Liga 1 2024/2025. Mereka menang atas Barito Putera (3-0) dan Persis Solo (2-1), serta bermain imbang tanpa gol saat melawan Persita Tangerang.

Namun setelahnya, performa dan grafik melorot. Bahkan bisa dibilang terjun bebas. Dari yang awalnya duduk di peringkat ketiga, kini ada di urutan delapan setelah tak pernah menang dalam empat pertandingan.

Sepanjang September, Persija harus menelan dua kekalahan dan dua imbang. Kekalahan didapat dari PSBS Biak (1-3) dan Persib Bandung (0-2), sedangkan hasil imbang diperoleh ketika menjamu Dewa United (0-0) dan PSM Makassar (1-1).

Direktu Persija Jakarta, Mohamad Prapanca mengakui bahwa hasil itu jauh dari kata bagus. Manajemen pun berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pelatih.

"Hasil dari tim akan kita evaluasi dan emang dalam waktu dekat juga saya akan segera bertemu dengan pelatih, mudah-mudahan minggu ini ada waktunya. Sehingga saya bisa berdiskusi panjang dengan tim pelatih," kata Prapanca.

Prapanca enggan menyebut secara gamblang mengenai nasib Carlos Pena ke depan. Satu hal yang jadi patokan penentu kelanjutan eks pelatih Ratchaburi itu adalah ada key performance indicator (KPI) sesuai perjanjian kontrak di awal.

"Ya pastinya di dalam kontrak kita itu kan ada KPI yang harus dijaga oleh tim pelatih, pasti nanti pelatih akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Persija bisa menambah poin untuk sisa musim," jelasnya.

Prapanca juga tidak mau berbicara mengenai apakah manajemen akan memberikan ultimatum kepada Carlos Pena. Dia hanya menyebut akan menunggu kepastian sampai putaran pertama.

"Memang ada KPI yang harus dilaksanakan oleh pihak pelatih dari kesepakatan kita secara lisan. Dan tentunya saya yakin pelatih juga tahu kesepakatan lisan itu," jelas Prapanca.

Ketidakjelasan mengenai masa depan Carlos Pena sebenarnya sudah berhembus cukup kencang dari menjelang lawan Persib. Beredar kabar bahwa laga itu jadi penentuan nasib sang pelatih.

Hasilnya, Persija menelan kekalahan 2-0 dari tuan rumah Persib. Desakan Carlos Pena out baik mundur atau didepak oleh manajemen pun bergulir deras di media sosial. Tapi sampai saat ini dia masih bertahan.

Prapanca pun tak menjawab saat ditanya hal itu. "Ya kalau dari pertandingan Persib ini memang kita kurang beruntung ya, dalam pertandingan seharusnya kita punya kesempatan," jelasnya.

"Tetapi saya yakin tim udah melakukan yang terbaik pada saat itu. Dan tentunya ini akan menjadi evaluasi keras oleh tim pelatih ya di tim," pungkas Carlos Pena.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore