Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Oktober 2024 | 19.53 WIB

Cetak Brace untuk Persebaya Surabaya saat Lawan Persis, Malik Risaldi Kembali Jadi Tumpuan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Malik Risaldi (Persebaya Surabaya) kembali jadi bagian Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @malikrisaldi77) - Image

Malik Risaldi (Persebaya Surabaya) kembali jadi bagian Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @malikrisaldi77)

JawaPos.com — Malik Risaldi kembali menjadi sorotan setelah mencetak brace untuk Persebaya Surabaya saat melawan Persis Solo. Performanya yang konsisten di Liga 1 Indonesia 2024/2025 menjadi alasan kuat pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memanggilnya kembali untuk memperkuat skuad Garuda di lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menjelang dua laga penting melawan Bahrain pada 10 Oktober dan Tiongkok pada 15 Oktober mendatang, nama Malik Risaldi tercantum dalam daftar 27 pemain yang akan berjuang membawa Indonesia melangkah lebih jauh di kualifikasi. Bersama dengan rekan setimnya di Persebaya Surabaya, Ernando Ari, Malik diharapkan mampu menjadi kunci di sektor serangan dan memberikan ancaman nyata bagi pertahanan lawan.

Selain Malik, Shin Tae-yong juga memanggil Jordi Amat yang baru pulih dari cedera. Namun, Timnas Indonesia harus kehilangan Justin Hubner, bek Wolverhampton yang absen akibat cedera. Meski begitu, dengan kehadiran Malik dan beberapa wajah baru, seperti Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, skuad Garuda masih memiliki kekuatan yang mumpuni untuk menghadapi dua laga penting ini.

Bukan hal yang mengejutkan jika Malik Risaldi mendapatkan panggilan lagi dari Timnas Indonesia. Penyerang sayap berusia 26 tahun ini telah menunjukkan performa apik bersama Persebaya Surabaya, khususnya setelah pulih dari cedera. Dalam empat pertandingan terakhirnya, Malik berhasil mencetak dua gol, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci di tim Green Force.

Statistik Malik selama musim ini pun terbilang impresif. Ia telah bermain sebanyak 4 kali, selalu menjadi starter, dan mencatatkan total 330 menit bermain. Rata-rata 90 menit per pertandingan menunjukkan konsistensinya sebagai pilihan utama di lini serang Persebaya Surabaya.

Di sektor serangan, Malik tak hanya mencetak gol, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Dengan 1 key pass per pertandingan, ia menjadi salah satu pemain yang berperan penting dalam membangun serangan Persebaya Surabaya. Persentase operan suksesnya pun mencapai 71 persen, menunjukkan bahwa Malik cukup andal dalam distribusi bola.

Tidak hanya menyerang, Malik juga aktif membantu timnya dalam bertahan. Dengan rata-rata 3,8 intersepsi per game dan 2,8 kali merebut bola, Malik menunjukkan kemampuan bertahannya yang mumpuni. Ini adalah salah satu alasan mengapa Shin Tae-yong tetap mempercayainya untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Dalam aspek pertahanan lainnya, Malik mencatatkan 0,8 kali clearance per game, yang cukup baik untuk seorang pemain sayap. Namun, ada satu hal yang harus diperbaiki oleh Malik, yakni jumlah kesalahan yang menyebabkan lawan mendapatkan peluang tembakan, di mana ia telah membuat 3 kesalahan tersebut sejauh ini. Meski demikian, hal ini bisa diatasi dengan pengalaman yang terus bertambah.

Selain catatan defensif yang solid, Malik juga kuat dalam duel-duel individu. Ia memenangkan 5 duel per game dengan rasio sukses 42 persen, serta memenangkan 1,2 duel udara dengan rasio 63 persen. Ini menunjukkan bahwa Malik bukan hanya berbahaya saat menyerang, tetapi juga mampu menghadapi lawan-lawannya dalam duel satu lawan satu.

Tidak hanya itu, dribbling suksesnya mencapai 75 persen, menandakan bahwa Malik adalah ancaman nyata ketika membawa bola. Kecepatan dan kemampuannya melewati lawan menjadi senjata utama yang membuatnya sering dilanggar, dengan rata-rata 1,8 kali dilanggar per game. Sementara itu, Malik juga tercatat 0,8 kali terjebak offside, yang bisa jadi karena posisinya yang selalu siap melakukan penetrasi ke area lawan.

Dari sisi disiplin, Malik telah menerima dua kartu kuning sejauh ini. Namun, hal ini tidak mengurangi kontribusinya yang signifikan di atas lapangan. Sebaliknya, keberanian Malik dalam bertarung di lapangan menjadi salah satu alasan mengapa ia begitu dihormati oleh rekan-rekannya.

Pemanggilan Malik ke Timnas Indonesia kali ini tentunya membawa harapan besar. Shin Tae-yong pasti berharap Malik bisa mengulangi performa gemilangnya bersama Persebaya Surabaya dan membawa dampak positif bagi lini depan Timnas Indonesia. Dengan dua gol yang telah dicetaknya musim ini, Malik diharapkan mampu menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan krusial mendatang.

Melawan Bahrain dan Tiongkok, dua lawan yang tidak mudah, Indonesia membutuhkan pemain yang mampu tampil maksimal di setiap lini. Malik Risaldi, dengan segala kemampuannya, bisa menjadi senjata rahasia Timnas Indonesia di lini serang. Kecepatannya, insting golnya, dan kemampuannya dalam membantu pertahanan menjadikannya pemain yang serba bisa.

Dukungan dari para penggemar Timnas Indonesia juga sangat penting untuk memompa semangat para pemain di lapangan. Apalagi dengan antusiasme yang besar menyambut laga-laga penting ini, setiap dukungan bisa menjadi dorongan ekstra bagi para pemain untuk memberikan yang terbaik.

Dengan performa apik di Persebaya Surabaya, Malik Risaldi akan kembali berjuang membawa nama Indonesia di panggung internasional. Kombinasi pengalaman dan kualitas yang dimilikinya menjadikannya salah satu pemain yang diandalkan Shin Tae-yong dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 ini. Semoga Malik bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya dan membantu Indonesia meraih hasil positif.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore