JawaPos.com-Flavio Silva, striker andalan Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025, memiliki perjalanan karier yang unik dan penuh liku. Jauh sebelum bergabung dengan Green Force, Flavio Silva pernah menjadi rebutan dua raksasa Portugal, Benfica dan Sporting Lisbon.
Setelah hengkang dari tim junior Sporting Lisbon, Flavio Silva menjaga kebugarannya dengan berlatih di lapangan pribadi milik seorang pengusaha Manuel Tomás, di bawah pengawasan Martins Ventura. Kesempatan emas datang ketika ia bergabung dengan tim U-19 Sacavenense dan selanjutnya membela Torreense.
Dalam laga melawan Sporting Lisbon di level junior, Flavio mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir. Flávio Silva memberikan kemenangan kepada Torreense (2-1), pada menit ke-90'+3' dari pertandingan tersebut.
Gol tersebut menjadi pembuka jalan baginya untuk kembali dilirik oleh klub besar di Portugal. Penampilan bagusnya menarik perhatian Filipe Moreira, yang kemudian memperkenalkannya ke skuad senior klub yang berbasis di Torres Vedras tersebut dan pujian mengalir deras untuk Flavio Silva saat itu.
“Ada tiga kata yang mendefinisikan dirinya: ambisi, sikap, dan karakter. Dia memiliki sikap yang baik dalam latihan dan menunjukkan karakter hebat di luar latihan. Ketika atribut-atribut ini ada, saya hanya bisa melihat masa depan yang cerah,” ungkap Filipe Moreira dikutip dari O JOGO.
Nama Flavio mulai diperbincangkan ketika ia menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan. Ketika tampil di Campeonato Nacional de Seniores, kemampuan mencetak golnya semakin diperhitungkan.
Tak butuh waktu lama, dua klub besar Portugal, Benfica dan Sporting Lisbon, terlibat dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangannya. Meski sempat dilepas oleh Sporting Lisbon, klub tersebut berusaha membawanya kembali, namun Benfica berhasil memenangkan perburuan.
Bersama Benfica, Flavio Silva menunjukkan performa apik di level junior dengan mencetak 10 gol dari 13 pertandingan. Meski kesempatan bermain di tim utama masih terbatas, Flavio terus menunjukkan ambisi untuk berkembang.
Flavio Silva mengaku bahwa menandatangani kontrak dengan Benfica adalah mimpinya. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah seorang "manusia gol" yang nyaman berada di kotak penalti.
“Saya ingin bermain lebih banyak. Bergabung dengan Benfica adalah sebuah mimpi dan saya ingin bekerja untuk kembali lebih kuat,” kata Flavio Silva, kepercayaan diri ini mendefinisikan dirinya sebagai pencetak gol andal.
“Saya merasa lebih nyaman berada di area tersebut. Saya cepat dan secara teknis saya bisa menyelesaikannya”, komentar Flavio Silva yang saat itu masih berusia 19 tahun.
“Itu adalah hal yang biasa. Hidup tidak berakhir ketika saya meninggalkan Sporting,” pungkas pemain yang kini dipanggil ‘Ucok’ tersebut.
Kini, setelah satu dekade berlalu, Flavio Silva menjadi andalan di lini depan Persebaya Surabaya. Striker yang telah bermain sebanyak 167 kali dengan catatan 48 gol ini diharapkan bisa membawa Persebaya Surabaya meraih kesuksesan di Liga 1 Indonesia.