
Bintang Persebaya Surabaya Toni Firmansyah saat mencetak gol saat debutnya di Timnas Indonesia bersama pelatih Indra Sjafri. (Dok. PSSI)
JawaPos.com — Nama Toni Firmansyah, gelandang muda Persebaya Surabaya, semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia. Pemain yang baru berusia 19 tahun ini menunjukkan performa cemerlang saat melakukan debut bersama Timnas Indonesia U-20 pada Januari 2024.
Meski timnya kalah dalam uji coba melawan Thailand U-20 dengan skor 1-2, Toni sukses menorehkan gol perdana dalam balutan seragam Timnas Indonesia, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi pemain muda jebolan internal Persebaya Surabaya ini.
Penampilan Toni dalam laga tersebut menjadi salah satu sorotan utama. Dirinya berhasil mencetak gol pada menit ke-12 melalui umpan manis dari Doni Tri, yang merupakan rekan setimnya di Timnas Indonesia U-20.
Toni dengan sigap menyambut bola yang meluncur dari sisi kanan pertahanan Thailand, mengarahkan tendangannya ke tiang jauh, membuat penjaga gawang lawan tidak berdaya.
Gol tersebut bukan hanya membuka skor bagi Indonesia, tetapi juga menjadi gol pertama Toni di level internasional bersama Timnas Indonesia U-20.
Toni sendiri merasa bangga dan bersyukur atas pencapaiannya tersebut. “Syukur Alhamdulillah bisa mencetak gol, meski pun hasil tidak berpihak. Saya akan terus belajar agar lebih baik lagi,” ujar Toni dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Ungkapan ini menunjukkan tekad kuat Toni untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi maksimal, baik untuk klub maupun tim nasional.
Perjalanan Toni menuju penampilan impresif di timnas tidaklah mudah. Sebelum uji coba melawan Thailand U-20, Toni telah menjalani pemusatan latihan (training camp) selama hampir sebulan penuh di Jakarta bersama skuad Timnas Indonesia U-20.
Pelatih Indra Sjafri memberikan menu latihan intensif dengan frekuensi tiga hingga empat kali sehari. Bagi Toni, awalnya adaptasi dengan porsi latihan tersebut menjadi tantangan tersendiri. “Teman-teman di sini sangat welcome, terutama Doni. Saya banyak bertukar cerita bersamanya, bagaimana tektokan di lapangan. Semoga chemistry-nya semakin meningkat,” jelas Toni.
Dalam pemusatan latihan ini, Toni mengakui mendapatkan banyak bantuan dari rekan-rekannya di timnas. Salah satu yang paling banyak memberikan masukan adalah Doni Tri, pemain yang memberikan assist untuk gol Toni dalam pertandingan melawan Thailand.
Mereka berdua berbagi kamar selama pemusatan latihan, sehingga banyak waktu yang mereka habiskan untuk berdiskusi tentang strategi dan cara bermain di lapangan. Chemistry yang terbangun antara keduanya menjadi salah satu faktor penting di balik performa apik Toni di lapangan.
“Saya juga berterima kasih dengan jajaran pelatih Persebaya yang telah memberikan saya jam terbang, saya tidak akan puas sampe di sini. Akan terus bekerja keras agar bisa berkembang,” tambah Toni.
Penampilan impresif Toni di Timnas Indonesia U-20 tidak lepas dari jam terbang yang cukup banyak di Persebaya Surabaya. Sejak tampil di Liga 1 Indonesia 2023/2024, Toni telah mencatatkan 11 penampilan bersama Green Force.
Meskipun tidak selalu menjadi starter, dia kerap memberikan kontribusi penting bagi tim. Dalam beberapa laga, Toni tampil gemilang, seperti saat Persebaya Surabaya menghadapi Persis Solo pada pekan pertama Liga 1 Indonesia. Umpan dari Toni memaksa bek lawan melakukan gol bunuh diri, yang akhirnya memberikan kemenangan bagi Persebaya Surabaya.
Catatan statistik Toni juga cukup impresif, dengan tiga tembakan ke arah gawang dalam beberapa pertandingan terakhir, di mana dua di antaranya berhasil mengarah tepat ke target.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
