Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 September 2024 | 18.17 WIB

Terungkap Fakta Gelandang Persebaya Surabaya Andre Oktaviansyah dan Badrian Ilham, Sahabat Sejak Kecil Berujung Kartu Merah

Potret persahabatan gelandang Persebaya Surabaya, Andre Oktaviansyah (kiri), dan pemain Persita Tangerang Badrian Ilham. (Instagram/@andreoktvn7) - Image

Potret persahabatan gelandang Persebaya Surabaya, Andre Oktaviansyah (kiri), dan pemain Persita Tangerang Badrian Ilham. (Instagram/@andreoktvn7)

JawaPos.com — Pertandingan pekan keempat Liga 1 2024/2025 antara Persebaya Surabaya melawan Persita Tangerang di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu lalu (14/9) berhasil membawa kemenangan bagi Green Force.

Namun, di balik kemenangan tersebut, ada satu insiden yang mengundang perhatian publik. Pemain Persebaya Surabaya, Andre Oktaviansyah, mendapatkan kartu merah kontroversial yang sempat menimbulkan banyak spekulasi dan komentar.

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, tidak menampik bahwa ada beberapa momen yang seharusnya dihindari oleh anak asuhnya. Dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya mendapatkan tiga kartu kuning, yaitu untuk Malik Risaldi pada menit ke-56, Flavio Silva (69), dan Riswan Lauhin (90).

Sementara itu, kartu merah langsung diberikan kepada Andre Oktaviansyah pada menit 90+8, usai insiden emosional yang terjadi di akhir laga.

Paul Munster mengaku sudah berbicara dengan para pemainnya mengenai situasi ini. Pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan bahwa meski ini bukan masalah besar, para pemain harus belajar untuk lebih berhati-hati di masa depan.

Menurut Munster, Andre adalah pemain yang baik, dan tindakan memukul bagian belakang badan pemain Persita tersebut merupakan luapan emosi sesaat yang tidak mencerminkan karakter Andre sebenarnya.

"Saya sudah berbicara dengan mereka secara pribadi mengenai situasi ini. Jadi, ini bukan hal yang besar. Tapi, mereka akan belajar dari hal ini untuk lebih berhati-hati," jelas Munster dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Andre Oktaviansyah sendiri, melalui akun Instagram pribadinya, langsung mengakui kesalahannya. Dalam unggahan story Instagram, @andreoktvn7, gelandang Persebaya Surabaya itu menuliskan permohonan maaf dan berjanji untuk terus belajar dari insiden tersebut.

Pemain yang dijuluki Cobra ini juga menekankan bahwa insiden itu terjadi tanpa niatan untuk mencederai lawannya, yang tak lain adalah sahabat lamanya, Badrian Ilham, yang kini bermain untuk Persita Tangerang.

"Dia sahabat saya sejak kecil, bahkan niat mencederai pun tidak ada. Tapi itulah sepak bola, semua orang bisa berkomentar apapun. Saya sebagai pemain tentunya terus belajar dari kesalahan yang sudah saya perbuat, dan terima kasih untuk masukan yang positif dan kritikan, karena itu membuat saya lebih kuat lagi," tulis Andre Oktaviansyah dalam story tersebut.

Unggahan tersebut seakan membuka tabir persahabatan yang sudah lama terjalin antara Andre Oktaviansyah dan Badrian Ilham. Keduanya diketahui telah bersahabat sejak lama, bahkan sebelum mereka meniti karier di dunia sepak bola profesional. Namun, insiden di lapangan yang melibatkan Andre membuat persahabatan itu mendapat sorotan.

Pasca kartu merah yang diterima Andre, muncul spekulasi mengenai apakah tindakannya benar-benar merupakan pelanggaran berat atau hanya kesalahpahaman yang kemudian diperburuk oleh emosi sesaat. Dengan bantuan VAR, wasit akhirnya memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada Andre, yang artinya dia bisa terancam hukuman tambahan dari Komdis PSSI jika pelanggarannya dinilai serius.

Kartu merah yang didapatkan Andre tentunya bukanlah akhir dari segalanya. Munster sebagai pelatih Persebaya Surabaya telah memberikan dukungan penuh kepada gelandang muda tersebut, dan berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga untuk Andre ke depannya.

Selain itu, Andre tentu mendapat dukungan moral dari rekan-rekannya, yang memahami bahwa insiden tersebut murni karena situasi di lapangan dan tidak ada unsur kesengajaan.

“Saya tahu Andre bukan tipe pemain yang melakukan pelanggaran kartu merah seperti itu. Saya tahu dia pemain yang baik. Sebelumnya dia tidak pernah melakukan hal seperti itu, dan tidak akan melakukannya lagi,” tutup Munster.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore