
Hanif Sjahbandi (kanan) saat dikawal pemain PSBS Biak. Macan Kemayoran menyerah 1-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (12/9) malam. (Dok: Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, tak mau mencari alasan apapun merespons kekalahan perdana Macan Kemayoran, julukan Persija, di Liga 1 2024/2025. Juru taktik asal Spanyol itu mengakui bahwa tim promosi PSBS Biak memang layak menang atas Persija.
Persija gagal melanjutkan tren apiknya di Liga 1 musim ini. Setelah berhasil meraih dua kemenangan dan satu imbang pada tiga laga awal, kali ini Macan Kemayoran dihajar Badai Pasifik, julukan PSBS, dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Kamis (12/9) malam.
Bagi Persija, kekalahan perdana ini jelas tak menyenangkan. Apalagi, mereka takluk dari PSBS yang merupakan tim promosi sekaligus juara Liga 2 musim lalu. Selain itu, Badai Pasifik dalam tiga laga awal juga tak pernah menang, bahkan selalu kalah.
Tapi, nyatanya Persija gagal mendapatkan poin, apalagi menang. Macan Kemayoran hanya berhasil mencetak satu gol lewat Hanif Sjahbandi pada pengujung babak pertama.
Sementara gawang mereka dibobol tiga kali oleh PSBS. Tiga gol Badai Pasifik dicatatkan Julian Velazquez yang mencetak brace alias dua gol pada menit ke-30 dan ke-72, serta gol bunuh diri Syahrian Abimanyu di menit ke-90.
Carlos Pena selaku pelatih kepala Persija mengaku bertanggung jawab atas hasil negatif perdana ini. Dia tak mau mencari alasan dan mengakui bahwa PSBS memang bermain lebih baik.
"Kesimpulan dari permainan ini sangat mudah. Saya pikir hal-hal tersebut layak untuk dilakukan. Mereka bermain dengan intensitas lebih sejak menit pertama," kata Carlos Pena usai laga.
"Saya yang bertanggung jawab, karena saya tidak bisa membawa pemain saya, betapa sulitnya pertandingan ini. Mereka bermain lebih baik, hari ini bukan malam yang bagus dan kami harus melangkah maju," tambah pelatih berusia 41 tahun ini.
Pernyataan serupa diutarakan olsh kapten Persija, Rizky Ridho Ramadhani. Bek andalan Macan Kemayoran itu sependapat dengan sang pelatih Carlos Pena bahwa Badai Pasifik memang lebih baik pada kali ini.
"Saya sebagai pemain mengakui bahwa PSBS Biak hari ini bermain lebih baik dari kita," singkat Rizky Ridho.
Dengan kekalahan ini, maka Persija tertahan di peringkat ketiga dalam klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan 7 poin. Namun, posisi mereka dipastikan turun malam nanti setelah pertandingan Persita Tangerang vs Persebaya Surabaya digelar. Sebab, baik Persita maupun Persebaya, kini sama-sama mengoleksi 7 angka.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
