
Rizky Ridho tampil cemerlang di bawah asuhan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram @rizkyridhoramadhani)
JawaPos.com – Persija Jakarta akan melanjutkan petualangannya di Liga 1 2024/2025 dengan menghadapi PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada pekan keempat, Kamis (12/9) malam nanti. Ini akan menjadi ujian besar bagi Macan Kemayoran karena mereka datang dengan kondisi pincang.
Persija mengawali Liga 1 musim ini dengan cukup baik. Dari tiga pertandingan yang dijalani, Macan Kemayoran masih belum terkalahkan. Total dua kemenangan dan sekali imbang berhasil diraih oleh tim besutan Carlos Pena tersebut.
Dua kemenangan diperoleh saat menjamu PS Barito Putera (3-0) dan Persis Solo (2-1) di Jakarta International Stadium. Sedangkan hasil imbang didapat Macan Kemayoran ketika bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogja, untuk melawan Persita Tangerang (0-0).
Catatan itu membuat Persija untuk sementara duduk di peringkat ketiga dalam klasemen sementara Liga 1 2024/2025. Mereka mengoleksi tujuh poin, hanya terpaut dua angka dari Borneo FC Samarinda di posisi kedua, dan tiga angka dari PSM Makassar yang ada di puncak tapi sudah menjalankan empat laga.
Sementara lawannya, PSBS yang merupakan tim promosi sekaligus juara Liga 2 musim lalu, masih kesulitan. Tim berjuluk Badai Pasifik itu selalu menelan kekalahan dalam tiga pertandingan awal musim sebelum jeda internasional September.
Tiga kekalahan itu didapat Badai Pasifik saat berhadapan dengan Persib Bandung (1-4), PSM Makassar (1-2), dan PSIS Semarang (0-1). Rentetan hasil negatif tersebut membuat PSBS kini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan nol poin.
Selain itu, PSBS juga baru saja mendepak pelatihnya, Juan Esnaider, buntut tiga hasil negatif itu. Kini, untuk sementara waktu, kursi pelatih kepala diberikan kepada interim Marcos Guillerml.
Di atas kertas, Persija jelas lebih diunggulkan. Apalagi, sang tuan rumah sedang dalam masa-masa sulit. Tapi, Carlos Pena sebagai pelatih kepala mengingatkan agar anak asuhnya tak memandang sebelah mata.
Menurut Carlos Pena, pergantian pelatih justru bisa jadi kejutan untuk Persija. "Kami tidak yakin dengan apa yang akan kami hadapi karena mereka mengganti pelatih, minggu lalu," katanya.
"Mereka akan bermain dengan pelatih baru. Kami akan menghadapi tim dengan semangat baru, karena ketika pelatih diganti, semangat tim akan berubah," imbuh pelatih asal Spanyol itu.
Karena itu, alih-alih fokus dengan lawan yang sedang bermasalah dengan performa dan hasilnya sendiri, Carlos Pena memilih untuk fokus terhadap kondisi Persija sendiri. Dia akan mempersiapkan Macan Kemayoran semaksimal mungkin.
Mempersiapkan tim sendiri dengan maksimal juga jadi tantangan tersendiri untuk Carlos Pena. Pasalnya, kondisi Macan Kemayoran sedang pincang akibat menjadi 'korban' jeda internasional.
Persija yang mengirimkan Rizky Ridho Ramadhani, Witan Sulaeman, dan Muhammad Ferarri ke Timnas Indonesia, cukup dirugikan dengan mepetnya jadwal pertandingan Garuda dengan Liga 1 2024/2025. Sebab dua nama pertama main saat Timnas Indonesia menahan imbang Australia tanpa gol pada Selasa (10/9).
Witan Sulaeman bermain selama 45 menit pada babak kedua. Sedangkan Rizky Ridho, tampil penuh 90 menit. Jumlah menit bermain mereka belum ditambah saat Timnas Indonesia kontra Arab Saudi, di mana keduanya juga dimainkan dengan cukup lama.
Kondisi itu membuat Carlos Pena memastikan tidak akan menurunkan Rizky Ridho. Menurutnya, sang bek butuh istirahat karena sudah memainkan dua laga dengan intensitas tinggi plus kompetitif untuk Timnas Indonesia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
