
Roberto Mancini datang ke Khalifa International Stadium, Qatar, untuk menonton Laga Uzbekistan U-23 vs Arab Saudi U-23. Mancini punya kenangan tentang Indonesia.
JawaPos.com – Tak banyak yang mengetahui bahwa pelatih Arab Saudi, Roberto Mancini, pernah bermain di Indonesia. Bukan berkarier di liga domestik, melainkan datang bersama klubnya, Sampdoria, saat masih menjadi pemain. Momen itu terjadi 28 tahun lalu.
Tepatnya pada 6 Juni 1996. Saat itu Roberto Mancini menjadi kapten tim Sampdoria untuk bermain melawan Timnas Indonesia untuk pertandingan pramusim. Laga tersebut dimainkan di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara.
Saat datang ke Indonesia pada era 1990-an, Sampdoria bisa dikatakan sebagai salah satu klub top Italia. Selain Roberto Mancini, tim berjuluk I Blucerchiati tersebut turut diperkuat pemain ternama seperti David Platt, Attilio Lombardo, Ruud Gullit, Sinisa Mihajlovic, Juan Sebastian Veron, Vincenzo Montella.
Pada masa-masa tersebut, Sampdoria yang dipimpin oleh almarhum pelatih Sven Goran Eriksson benar-benar berjaya di Italia. Mereka tercatat mampu menjuarai Coppa Italia 3 kali, Supercoppa sekali, dan Piala Winners Eropa sekali.
Namun, di luar dugaan, Sampdoria justru takluk saat berhadapan dengan Timnas Indonesia. Mereka takluk 2-1 dari skuad Garuda.
Dua gol Timnas Indonesia saat itu dicetak oleh almarhum Eri Irianto pada menit ke-45 dan salah satu striker legendaris Timnas Indonesia, Peri Sandria, pada menit ke-65.
Selain kekalahan dari Timnas Indonesia, momen menarik dari kehadiran Sampdoria saat itu adalah Roberto Mancini berjabat tangan dengan Fakhri Husaini. Fakhri, yang kini menjadi pelatih, juga berstatus sebagai kapten Garuda saat itu.
Kenangan di Indonesia itupun ternyata tak pernah dilupakan oleh Roberto Mancini. Dia, yang kini melatih Arab Saudi, mengaku ingat momen tersebut. Itu dikatakan olehnya saat konferensi pers jelang laga melawan Timnas Indonesia pada putaran tiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
"Saya memiliki kenangan tentang Indonesia. Saya ingat ketika bermain bersama Sampdoria 28 tahun yang lalu, dan kami bermain di Indonesia saat itu," kata Roberto Mancini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
