JawaPos.com - Pemain Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas harus menerima kenyataan bahwa ia terpaksa menepi pada awal musim ini karena cedera bahu kanan saat pertandingan melawan Malut United pada 16 Agustus lalu.
Beruntung, pemulihan cedera Catur mulai menunjukkan progres meskipun sejauh ini ia harus absen sekitar tiga pekan. Pemain berposisi sebagai bek kanan ini mulai menjalani latihan penguatan, yang merupakan tahap awal dari proses pemulihan cedera.
Akibat cedera tersebut, Catur terpaksa menjalani operasi pemulihan pada tulang bahu kanannya sehari setelah pertandingan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta tersebut.
Kini kondisi Catur sudah semakin membaik. Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, dia menjalani program pemulihan dan penguatan dengan pengawasan fisioterapis.
”Sekarang sudah mulai latihan penguatan biar nanti bisa kembali lebih cepat. Tangan kanan sudah bisa digerakkan namun terbatas. Untuk gerakan maksimal masih harus menunggu pemeriksaan lanjutan,” jelasnya seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.
Selain latihan penguatan, ia juga melahap menu latihan dengan sepeda statis agar kondisi lower body-nya tidak terlalu mengalami penurunan.
”Itu inisiatif saya sendiri, menjaga kondisi secara maksimal karena saya absen cukup lama. Saya harus punya mental yang bagus agar dalam kondisi baik saat kembali ke lapangan nanti,” imbuh Catur.
Sementara itu menurut pelatih Paul Munster, absennya Catur merupakan langkah terbaik yang diambil karena jika memaksakan bermain malah berpotensi cedera lebih parah dan pemulihannya bisa lebih lama.
Ia menegaskan bahwa tim pelatih Persebaya selalu menomorsatukan pemulihan pemainnya yang cedera hingga kondisinya mencapai 100 persen.
”Masih butuh waktu karena cederanya cukup sensitif, saya tidak bisa menghitungnya. Yang terpenting kita akan fokus memulihkan kondisinya karena sangat penting apabila dia kembali dalam kondisi 100 persen,” jelas Munster.
Catur Pamungkas memang sudah menjadi andalan Persebaya dalam tiga musim terakhir. Membela Green Force sejak musim 2022/2023, ia sudah menjalani 50 pertandingan Liga 1.
Dikutip dari Transfermarkt, musim pertamanya bersama klub kebanggaan Surabaya tersebut, ia bertanding sebanyak 21 laga dengan mencatatkan 1.391 menit bermain.
Lalu di musim keduanya, perannya sebagai bek kanan semakin krusial dengan bertanding sebanyak 26 laga, memberikan tiga assist, serta mencatatkan 2.227 menit bermain.
Namun, gaya bermainnya cukup keras, dimana selama karirnya ia sudah menerima 13 kartu kuning dan dua kartu merah. (*)