
Persebaya Surabaya pernah gunduli Persita Tangerang 5 gol tanpa balas di kandang Pendekar Cisadane. (Persebaya.id)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya pernah mencatatkan salah satu kemenangan paling memukau dalam sejarah pertemuan dengan Persita Tangerang, tepatnya di Liga 1 Indonesia musim 2022/2023. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Rabu (18/1/2023), Green Force berhasil mempermalukan Persita dengan skor telak 5-0. Kemenangan ini bukan hanya menjadi momen kebanggaan bagi Green Force, tetapi juga mengirimkan pesan tegas bahwa mereka adalah salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di liga.
Pelatih Persebaya Surabaya saat itu, Aji Santoso, mengaku sangat puas dengan performa para pemainnya yang tampil dengan penuh semangat dan determinasi. Tiga poin penuh berhasil diraih oleh Persebaya Surabaya dalam pertandingan tandang yang menjadi pembuka bagi putaran kedua musim tersebut. Aji tak segan memuji seluruh timnya, yang tampil solid dan tanpa cela.
“Alhamdulillah tiga poin dari pertandingan away. Tidak dipungkiri salah satunya juga karena kita turun full team. Baru dua kali kita turun full team seperti ini, dan hasilnya menang. Terakhir ya lawan Arema,” ujar Aji Santoso dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Pada laga tersebut, Persebaya Surabaya diperkuat oleh sejumlah pemain bintang, termasuk beberapa wajah baru yang langsung memberikan dampak signifikan. Salah satu nama yang bersinar dalam kemenangan tersebut adalah Paulo Victor, striker asal Brasil yang baru bergabung dengan Persebaya Surabaya pada putaran kedua. Meskipun hanya bermain di babak kedua, Victor berhasil mencetak satu gol dan satu assist, menunjukkan insting tajamnya sebagai predator di lini depan.
Tak hanya Victor, gelandang serang asal Portugal, Ze Valente, juga tampil memikat dalam laga tersebut. Ze yang dipasang sebagai starter kerap mengirimkan umpan-umpan kunci yang memecah konsentrasi lini belakang Persita. Perannya sebagai pengatur serangan sangat terasa, membuat Persebaya Surabaya mampu mendominasi permainan sejak menit pertama.
Sepanjang 90 menit, Persebaya Surabaya mencatatkan 18 tembakan ke gawang Persita. Dari jumlah itu, lima di antaranya sukses dikonversi menjadi gol. Kemenangan dengan margin besar ini tentunya memberikan suntikan moral bagi para pemain Persebaya Surabaya, terutama dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di musim tersebut.
Selain pemain asing, Aji Santoso juga memberikan kesempatan bagi dua pemain muda untuk menjalani debut mereka bersama Persebaya Surabaya. Muhammad Iqbal dan George Brown mendapatkan kepercayaan untuk bermain dalam laga ini, dan keduanya mampu menunjukkan kualitas yang menjanjikan.
Kemenangan tersebut tidak hanya memperlihatkan kekuatan Persebaya Surabaya dalam hal kualitas individu pemain, tetapi juga memperlihatkan betapa kompak dan padu mereka sebagai sebuah tim. Kombinasi pemain muda dan pemain asing terbukti mampu memberikan hasil yang optimal bagi Green Force.
Sebelum pertandingan dimulai, ada beberapa keraguan mengenai bagaimana Aji Santoso akan menurunkan timnya, mengingat beberapa pemain inti masih beradaptasi dengan gaya bermain yang baru. Namun, strategi dan taktik yang diterapkan Aji Santoso berjalan dengan sempurna. Mereka bermain dengan gaya khas Persebaya Surabaya—bola pendek cepat yang agresif dan menekan sejak awal.
Persita Tangerang tidak mampu memberikan perlawanan yang berarti. Mereka terlihat kewalahan menghadapi serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Persebaya Surabaya. Lini pertahanan Persita berulang kali ditembus dengan mudah oleh kombinasi permainan cepat dan umpan-umpan terobosan dari lini tengah Persebaya Surabaya.
Kemenangan 5-0 kala itu bukan hanya memberikan tiga poin penting bagi Persebaya Surabaya, tetapi juga menjadi salah satu kemenangan terbesar mereka di musim tersebut. Dengan hasil ini, mereka membuka putaran kedua Liga 1 Indonesia 2022/2023 dengan penuh percaya diri. Para suporter yang hadir di stadion dan yang menyaksikan dari rumah pun merasa bangga dengan performa gemilang yang ditampilkan oleh tim kebanggaan mereka.
Memori manis ini juga menjadi catatan penting bagi Persebaya Surabaya karena mereka mampu membuktikan bahwa dengan persiapan yang matang dan komposisi tim yang solid, mereka bisa menjadi ancaman bagi tim mana pun di Liga 1 Indonesia 2024/2025 di era baru Paul Munster. Para pemain baru yang cepat beradaptasi dan pemain muda yang mulai menunjukkan taringnya memberikan harapan besar bagi Green Force untuk terus bersaing di papan atas klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Melihat rekor gemilang ini, banyak yang berharap bahwa Persebaya Surabaya akan terus menunjukkan dominasi permainan mereka ketika menghadapi Persita Tangerang kembali di pekan keempat Liga 1 Indonesia 2024/2025 pada Jumat 14 September 2024. Apalagi, dengan pemain-pemain kunci musim ini seperti Bruno Moreira, Mohammed Rashid, Francisco Rivera, dan Flavio Silva yang terus menunjukkan peningkatan, harapan untuk meraih prestasi lebih tinggi di Liga 1 Indonesia 2024/2025 semakin besar.
Rekor kemenangan atas Persita Tangerang ini menjadi salah satu momen bersejarah yang akan terus dikenang oleh para suporter Persebaya Surabaya. Dengan dominasi permainan dan skor besar yang mereka torehkan, tak diragukan lagi bahwa Persebaya Surabaya selalu menjadi tim yang siap menggebrak kapan pun dan di mana pun mereka bermain.
Seiring berjalannya waktu, momen ini akan tetap dikenang sebagai salah satu pencapaian terbaik Green Force di Liga 1 Indonesia. Kombinasi sempurna antara pelatih berpengalaman, pemain asing berkualitas, dan talenta muda yang berkembang menjadi formula kemenangan yang luar biasa. Kemenangan 5-0 atas Persita Tangerang ini adalah motivasi tambahan kekuatan Persebaya Surabaya dalam mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
