
Gilson Costa berjanji dirinya hanya butuh waktu menuju performa terbaiknya untuk Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@gilsonc45)
JawaPos.com — Penampilan gemilang Gilson Costa, gelandang bertahan Persebaya Surabaya, menjadi salah satu sorotan di awal musim Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Meski baru musim ini mencicipi kompetisi sepak bola Indonesia, pemain asal Portugal itu langsung menunjukkan kualitasnya. Tak hanya terkenal dengan akurasi passing yang tinggi, Gilson Costa juga mengukuhkan dirinya sebagai pemain yang memiliki kemampuan menggiring bola atau gocek yang memukau. Julukan ‘Raja Gocek’ pun bisa disematkan pada dirinya.
Namun, meski statistik menunjukkan performa yang menjanjikan, Gilson Costa sendiri mengaku belum puas dengan penampilannya di tiga pertandingan awal Persebaya Surabaya. Baginya, penampilan saat ini masih jauh dari harapan.
"Saya akan bekerja lebih keras lagi, klub memberi saya kesempatan dan kepercayaan, saya tahu bahwa saya masih belum berada di level yang saya harapkan, tapi kami percaya proses. Tiga pertandingan berjalan bagus, dan akan lebih baik," ujar Gilson Costa dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.
Gelandang bertahan berusia 29 tahun itu menyadari bahwa proses adaptasi dengan sepak bola Indonesia memerlukan waktu. Meski begitu, dia tetap optimistis bahwa performanya akan semakin membaik seiring dengan berjalannya waktu.
Gilson Costa baru pertama kali merasakan atmosfer sepak bola Indonesia musim ini. Namun, kehadirannya di skuad Persebaya Surabaya terbantu oleh keberadaan rekannya asal Portugal, Flavio Silva.
Flavio, yang lebih dulu bermain di Indonesia, telah membantu Gilson Costa dalam memahami karakter permainan sepak bola Indonesia. Bagi Gilson Costa, adaptasi ini berjalan cukup lancar, termasuk menyesuaikan diri dengan cuaca panas Surabaya yang menjadi tantangan tersendiri bagi pemain asing.
Banyak pihak sempat meragukan apakah Gilson Costa mampu beradaptasi dengan cuaca panas di Surabaya, yang kerap mencapai suhu di atas 30 derajat Celsius. Namun, Gilson Costa dengan tegas membantah anggapan tersebut. "Adaptasi berjalan dengan bagus, cuaca tidak masalah, pun adaptasi lainnya cukup lancar," jelasnya.
Dengan pengalaman bermain di negara-negara dengan kondisi cuaca ekstrem, Gilson Costa merasa tidak ada masalah besar dalam menyesuaikan diri di Surabaya.
Bagi Gilson Costa, cuaca bukanlah penghalang untuk mencapai performa terbaiknya. Dia hanya butuh waktu untuk terus meningkatkan level permainannya, dan dia yakin performa terbaiknya akan terlihat di sisa musim Liga 1 Indonesia ini.
Peran Gilson Costa di lini tengah Persebaya Surabaya sangat vital. Di posisinya sebagai gelandang bertahan, dia bertanggung jawab tidak hanya untuk memutus serangan lawan, tetapi juga memulai serangan dari lini tengah.
Salah satu keunggulan Gilson Costa yang paling menonjol adalah akurasi passing-nya yang tinggi. Berdasarkan statistik dari Sofascore, akurasi passing Gilson Costa mencapai 92% per pertandingan, angka yang menjadikannya salah satu pemain dengan akurasi passing tertinggi di Persebaya Surabaya.
Dengan rata-rata 28,7 umpan sukses per pertandingan, Gilson Costa menjadi pemain kunci dalam distribusi bola dan menjaga aliran permainan Persebaya Surabaya tetap lancar.
Meskipun posisinya lebih bertahan, Gilson Costa juga mampu memberikan kontribusi dalam serangan dengan beberapa umpan kunci yang dilepaskannya. Hal ini membuatnya sangat berharga di lini tengah Green Force, terutama dalam menjaga ritme permainan.
Tak hanya dalam umpan-umpan pendek, Gilson Costa juga memiliki kemampuan melepaskan umpan panjang yang akurat. Meski jumlah umpan panjangnya hanya sekitar 0,3 per pertandingan, akurasi umpan panjangnya mencapai 33%, sebuah angka yang cukup baik untuk pemain di posisinya. Ini menunjukkan Gilson Costa memiliki visi permainan yang baik dan mampu membaca situasi di lapangan dengan cepat.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
