
Ernando Ari Sutaryadi punya catatan mentereng di Timnas Indonesia berkat pengalamannya di Persebaya Surabaya. (Instagram/@nandoariiiss)
JawaPos.com — Nama Ernando Ari Sutaryadi kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Kiper muda andalan Persebaya Surabaya ini kembali dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam dua laga penting pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Australia.
Ernando Ari bukanlah sosok asing bagi Timnas Indonesia, terutama di bawah komando Shin Tae-yong. Kiper berusia 21 tahun ini sudah sering dipercaya mengawal gawang skuad Garuda di berbagai turnamen internasional.
Sejak memulai debutnya bersama Timnas Indonesia pada 12 Desember 2021, Ernando Ari telah menunjukkan performa yang sangat impresif. Meski usianya masih muda, kepercayaan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong terbukti tepat. Dari 13 penampilannya bersama tim senior, Ernando Ari sukses mencatatkan 5 clean sheets, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk seorang kiper muda.
Berdasarkan data Transfermarkt, Ernando Ari memulai debutnya di Timnas Indonesia (senior) pada usia 19 tahun, tepatnya pada 12 Desember 2021. Di usianya yang masih sangat belia, Ernando Ari mampu tampil tenang di bawah mistar gawang, sebuah kualitas yang jarang dimiliki kiper seusianya.
Tidak hanya mampu mengatasi tekanan besar, Ernando Ari juga berhasil membuktikan kualitasnya sebagai penjaga gawang utama dengan performa gemilang.
Dalam 13 penampilannya di Timnas Indonesia, Ernando Ari mencatatkan waktu bermain selama 1.096 menit. Selama periode itu, dia hanya menerima satu kartu kuning dan kebobolan 18 gol. Namun, yang paling menarik adalah pencapaian 5 clean sheets atau tidak kebobolan dalam pertandingan, sebuah rekor yang patut diacungi jempol. Prestasi ini menjadikannya salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia.
Ernando tidak hanya tampil apik di level tim nasional senior. Di kategori usia, dia juga sering dipercaya menjadi kiper utama. Di Timnas Indonesia U-23, Ernando telah tampil sebanyak 19 kali sejak debutnya pada 26 Oktober 2021, dan di Timnas Indonesia U-22, Ernando memulai debutnya pada 14 April 2023 dengan total 6 penampilan. Selain itu, dia juga membela Timnas Indonesia Olympic Team pada 19 September 2023, dengan mencatatkan 3 penampilan.
Pengalamannya di berbagai kelompok umur ini menunjukkan konsistensi dan kualitasnya sebagai penjaga gawang masa depan Indonesia.
Pada panggilan kali ini, Ernando kembali dipanggil untuk memperkuat skuad Garuda dalam dua laga penting melawan Arab Saudi dan Australia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bersama Ernando, pelatih Shin Tae-yong juga memanggil tiga kiper lainnya: Maarten Paes, Muhammad Adi Satryo, dan Nadeo Argawinata.
Panggilan ini menandakan kepercayaan tinggi yang diberikan Shin Tae-yong kepada Ernando, meski ada debutan baru seperti Maarten Paes, kiper asal FC Dallas yang akan menjalani debutnya di Timnas Indonesia.
Persaingan di posisi kiper tentu akan semakin ketat. Namun, dengan rekam jejak Ernando yang sudah mencatatkan 5 clean sheets dalam 13 penampilannya, dia tetap menjadi pilihan yang sangat bisa diandalkan.
Pengalaman Ernando dalam pertandingan-pertandingan internasional akan menjadi modal besar dalam menghadapi tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Australia.
Salah satu kelebihan Ernando yang paling menonjol adalah ketenangannya saat berada di bawah tekanan. Dalam beberapa kesempatan, dia berhasil menggagalkan peluang lawan dengan refleks yang cepat dan positioning yang tepat.
Ketenangannya tersebut membuat lini belakang Indonesia lebih percaya diri dalam bertahan. Selain itu, Ernando juga dikenal dengan kemampuan bola atas yang baik. Lompatan-lompatan ketika mendapatkan bola-bola crossing atau sepak pojok sering diamankan dengan baik dan menggagalkan kebobolan bagi tim Garuda.
Meski kebobolan 18 gol dari 13 penampilan di Timnas Indonesia, Ernando sering kali menjadi penyelamat di saat-saat genting. Statistik 5 clean sheets yang ia catatkan menjadi bukti bahwa Ernando mampu tampil solid dalam menjaga gawangnya dari kebobolan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
