
Aksi bek Persebaya, Slavko Damjanovic (kanan), saat menjaga ketat pemain Barito Putera, Lucas Gama. (persebaya.id)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya sukses menutup Agustus dengan bertengger di posisi tiga klasemen sementara Liga 1 musim ini. Hal itu diraih setelah mengalahkan Barito Putera 2-1 pada pekan ketiga Liga 1 Indonesia, Jumat (23/8).
Persebaya duduk di peringkat tiga dengan mengoleksi tujuh poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang. Selisih gol yang diraih Green Force juga relatif baik, yaitu hanya kemasukan satu gol dan mencetak tiga gol, meskipun secara produktivitas masih kalah jika dibandingkan tiga tim lain di posisi lima besar klasemen sementara.
Kesuksesan menembus tiga besar tentu menjadi modal yang baik bagi Persebaya untuk menjalani pekan-pekan sibuk pada September yang harus menjalani empat pertandingan.
Pekan pertama September, seluruh laga Liga 1 akan libur bertanding karena terdapat agenda FIFA Matchday, di mana Timnas Indonesia akan menjalani putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yaitu menghadapi Arab Saudi dan Australia.
Liga 1 akan kembali bergulir pada pekan kedua September, di mana Persebaya akan menjalani laga big match menghadapi tuan rumah Persita Tangerang. Berstatus big match karena saat ini kedua tim bersaing di papan atas klasemen, yaitu peringkat tiga untuk Green Force dan Persita menguntit satu tingkat di bawahnya.
Dikutip dari laman resmi Persebaya, laga Persita menghadapi Persebaya akan digelar pada 14 September 2024 malam di Stadion I Wayan Dipta Bali. Tim asuhan Paul Munster jangan sampai kalah dalam pertandingan ini karena jika hal itu terjadi, maka Persita akan menggesernya dari posisi runner-up.
Berselang empat hari kemudian, Persebaya kembali bertanding dan akan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Saat berita ini ditulis, Persis sedang berkutat di jurang degradasi, yaitu posisi 17.
Pertandingan ini tentu akan menjadi peluang Persebaya untuk mendulang poin penuh dan mencetak kemenangan besar, karena sejauh ini tim asal Solo tersebut menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk, yaitu kebobolan enam gol dalam tiga pekan awal Liga 1.
Green Force bisa kembali berpeluang meraih kemenangan besar saat menjalani pertandingan berikutnya, yaitu bertandang ke kandang PSBS Biak yang juga menggunakan Stadion I Wayan Dipta Bali sebagai home base, pada Minggu (22/9).
Sebagai informasi, PSBS Biak sejauh ini juga menjadi tim dengan pertahanan terburuk, yaitu kemasukan tujuh gol dan hanya mampu mencetak dua gol. Mereka juga menempati papan bawah klasemen sementara, tepatnya di posisi 17.
September ditutup Persebaya dengan menjamu Dewa United pada 27 September di Stadion GBT. Sementara ini, tim berjuluk Tangsel Warrior tersebut berada di papan tengah klasemen sementara.
Namun, Dewa United tidak bisa dianggap remeh karena memiliki skuad yang cukup kompetitif dan tenar di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air, antara lain Ricky Kambuaya, Taisei Marukawa, Egy Maulana, dan eks pemain Persebaya, Reva Adi.
Untuk saat ini, skuad Persebaya mendapat libur empat hari hingga Kamis (29/8). Seluruh pemain akan kembali berlatih pada Jumat (30/8) sore. Libur ini diberikan karena Liga 1 sedang jeda bersamaan dengan FIFA Matchday. Selain itu, libur ini juga bertujuan agar para pemain kembali fresh secara fisik dan mental.
“Libur ini Ini penting karena mereka akan beristirahat secara fisik dan mental. Saat mereka kembali latihan pekan depan, mereka akan datang dalam kondisi lebih fresh,” kata pelatih Persebaya, Paul Munster, masih dikutip dari laman Persebaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
