Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Agustus 2024 | 23.30 WIB

Menelusuri Jejak Debutan Tertua di Persebaya Surabaya: Makin Tua, Makin Berbahaya

Izaac Wanggai jadi salah satu pemain debutan tertua di Persebaya Surabaya sejak era Liga Indonesia. (persebaya.id) - Image

Izaac Wanggai jadi salah satu pemain debutan tertua di Persebaya Surabaya sejak era Liga Indonesia. (persebaya.id)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu klub sepak bola Indonesia yang selalu mampu memadukan kekuatan pemain muda dan pengalaman pemain tua.

Dalam perjalanan mereka di era Liga 1 Indonesia, Persebaya telah menjadi rumah bagi sejumlah pemain berpengalaman yang memberikan kontribusi signifikan meski sudah memasuki usia senja dalam karier sepak bola.

Fenomena ini menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tampil cemerlang di lapangan. Berikut adalah jejak debutan tertua di Persebaya Surabaya sejak era Liga 1 Indonesia dimulai, yang membuktikan bahwa semakin tua, semakin berbahaya!

Samsul Arif: Sang ‘Wonderkid’ dari Bumi Angling Dharma

Samsul Arif, penyerang berpengalaman yang pernah membela sejumlah klub besar di Indonesia, menjadi debutan tertua di Persebaya Surabaya dengan usia 37 tahun, 2 bulan, dan 16 hari.

Samsul Arif melakukan debutnya pada 30 Maret 2022 dalam pertandingan melawan Borneo FC Samarinda, di bawah asuhan pelatih Aji Santoso.

Meski laga tersebut berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Persebaya, kehadiran Samsul Arif di lini depan memberikan warna baru bagi tim. Dengan kemampuan mencetak gol yang masih tajam, Samsul membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Ketajamannya di depan gawang dan pengalamannya yang luas menjadi aset berharga bagi Green Force.

Izaac Wanggai: Pilar Pertahanan yang Kuat

Berikutnya, Izaac Wanggai, seorang bek tengah tangguh yang memulai debutnya pada usia 36 tahun, 2 bulan, dan 12 hari. Dia pertama kali tampil membela Persebaya pada 31 Juli 2018 dalam laga melawan Perseru Serui, di bawah komando pelatih Alfredo Vera.

Meski laga tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3, Izaac Wanggai tetap menunjukkan ketangguhannya sebagai bek tengah. Dengan postur tubuh yang kukuh dan kemampuan duel udara yang mumpuni, Izaac Wanggai menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Persebaya. Pengalamannya di berbagai klub sebelumnya membantu tim dalam menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Otavio Dutra: Bek Keturunan Brasil yang Berjiwa Indonesia

Otavio Dutra, bek tengah naturalisasi asal Brasil, menjadi salah satu pemain senior yang memberikan kontribusi besar bagi Persebaya. Otavio Dutra melakukan debutnya untuk Green Force pada 17 Desember 2019 dalam pertandingan melawan Persija Jakarta, di bawah asuhan pelatih Aji Santoso.

Saat itu, Otavio Dutra berusia 36 tahun dan 25 hari. Dalam laga tersebut, Persebaya berhasil menang 2-1, dan Otavio Dutra menunjukkan kelasnya sebagai bek berpengalaman. Kemampuan membaca permainan, disiplin tinggi, dan kepemimpinan di lini belakang menjadikan Otavio Dutra sebagai sosok penting dalam skuad Persebaya.

O.K. John: Bek Veteran dengan Tekad Kuat

O.K. John, bek asal Nigeria yang juga memiliki kewarganegaraan Indonesia, mencatatkan debutnya bersama Persebaya pada usia 35 tahun, 4 bulan, dan 16 hari. Debutnya terjadi pada 8 Desember 2018 saat Persebaya menghadapi PSIS Semarang, di mana Persebaya meraih kemenangan tipis 1-0.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore