
Izaac Wanggai jadi salah satu pemain debutan tertua di Persebaya Surabaya sejak era Liga Indonesia. (persebaya.id)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu klub sepak bola Indonesia yang selalu mampu memadukan kekuatan pemain muda dan pengalaman pemain tua.
Dalam perjalanan mereka di era Liga 1 Indonesia, Persebaya telah menjadi rumah bagi sejumlah pemain berpengalaman yang memberikan kontribusi signifikan meski sudah memasuki usia senja dalam karier sepak bola.
Fenomena ini menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tampil cemerlang di lapangan. Berikut adalah jejak debutan tertua di Persebaya Surabaya sejak era Liga 1 Indonesia dimulai, yang membuktikan bahwa semakin tua, semakin berbahaya!
Samsul Arif: Sang ‘Wonderkid’ dari Bumi Angling Dharma
Samsul Arif, penyerang berpengalaman yang pernah membela sejumlah klub besar di Indonesia, menjadi debutan tertua di Persebaya Surabaya dengan usia 37 tahun, 2 bulan, dan 16 hari.
Samsul Arif melakukan debutnya pada 30 Maret 2022 dalam pertandingan melawan Borneo FC Samarinda, di bawah asuhan pelatih Aji Santoso.
Meski laga tersebut berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Persebaya, kehadiran Samsul Arif di lini depan memberikan warna baru bagi tim. Dengan kemampuan mencetak gol yang masih tajam, Samsul membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Ketajamannya di depan gawang dan pengalamannya yang luas menjadi aset berharga bagi Green Force.
Izaac Wanggai: Pilar Pertahanan yang Kuat
Berikutnya, Izaac Wanggai, seorang bek tengah tangguh yang memulai debutnya pada usia 36 tahun, 2 bulan, dan 12 hari. Dia pertama kali tampil membela Persebaya pada 31 Juli 2018 dalam laga melawan Perseru Serui, di bawah komando pelatih Alfredo Vera.
Meski laga tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3, Izaac Wanggai tetap menunjukkan ketangguhannya sebagai bek tengah. Dengan postur tubuh yang kukuh dan kemampuan duel udara yang mumpuni, Izaac Wanggai menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Persebaya. Pengalamannya di berbagai klub sebelumnya membantu tim dalam menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Otavio Dutra: Bek Keturunan Brasil yang Berjiwa Indonesia
Otavio Dutra, bek tengah naturalisasi asal Brasil, menjadi salah satu pemain senior yang memberikan kontribusi besar bagi Persebaya. Otavio Dutra melakukan debutnya untuk Green Force pada 17 Desember 2019 dalam pertandingan melawan Persija Jakarta, di bawah asuhan pelatih Aji Santoso.
Saat itu, Otavio Dutra berusia 36 tahun dan 25 hari. Dalam laga tersebut, Persebaya berhasil menang 2-1, dan Otavio Dutra menunjukkan kelasnya sebagai bek berpengalaman. Kemampuan membaca permainan, disiplin tinggi, dan kepemimpinan di lini belakang menjadikan Otavio Dutra sebagai sosok penting dalam skuad Persebaya.
O.K. John: Bek Veteran dengan Tekad Kuat
O.K. John, bek asal Nigeria yang juga memiliki kewarganegaraan Indonesia, mencatatkan debutnya bersama Persebaya pada usia 35 tahun, 4 bulan, dan 16 hari. Debutnya terjadi pada 8 Desember 2018 saat Persebaya menghadapi PSIS Semarang, di mana Persebaya meraih kemenangan tipis 1-0.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
