
Shakti sang Garuda diperkenalkan sebagai maskot baru Timnas Indonesia. (Instagram/@is.yuniarto)
JawaPos.com — PSSI baru saja memperkenalkan maskot resmi terbaru untuk Timnas Indonesia, bernama Shakti. Perkenalan ini dilakukan melalui akun Instagram resmi Timnas Indonesia pada Kamis, 1 Agustus 2024.
Dalam unggahan tersebut, PSSI menyatakan, “Shakti hasil karya @is.yuniarto berhasil terpilih sebagai yang terbaik. Akan hadir perdana pada pertandingan kandang kualifikasi Piala Dunia putaran 3.”
Kehadiran Shakti bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga membawa pesan dan filosofi mendalam yang mencerminkan kekayaan budaya dan semangat nasionalisme Indonesia.
Maskot Shakti adalah karya Is Yuniarto, seorang seniman yang dikenal dengan karya-karyanya yang kaya akan nuansa lokal. Shakti digambarkan sebagai sosok burung garuda yang mengenakan jersey merah khas Timnas Indonesia.
Desain ini bukan sekadar pilihan acak, tetapi penuh dengan simbolisme yang mendalam dan bermakna. Shakti, sebagai maskot, diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para pemain dan pendukung Timnas Indonesia untuk terus berjuang dan berprestasi di kancah internasional.
Salah satu hal yang paling menonjol dari Shakti adalah filosofi yang terkandung dalam desainnya. Shakti bukan hanya sekadar maskot, tetapi juga simbol identitas dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dia menggambarkan semangat tradisi Nusantara, yaitu usaha, kekuatan, optimisme, dan sikap bersahaja. Filosofi ini diangkat dari kearifan lokal yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, mencerminkan keberagaman budaya dan semangat persatuan yang kuat.
Desain Shakti memadukan berbagai motif khas Nusantara yang sarat akan makna. Pertama, pada bagian sayap Shakti terdapat motif batik Gurdo, yang merupakan motif khas Jogja dan Solo.
Motif ini menggambarkan kekuatan dan keanggunan dari sosok Shakti, serta melambangkan kekuatan dan kebanggaan dari Timnas Indonesia. Penggunaan motif batik ini juga menunjukkan upaya untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.
Selain itu, di bagian dahi Shakti terdapat motif Afuiyak Wow, ukiran khas suku Asmat yang berbentuk perut ikan. Motif ini melambangkan filosofi bahwa untuk hidup, manusia harus berusaha. Ini adalah pesan penting yang ingin disampaikan melalui Shakti, yaitu bahwa perjuangan dan kerja keras adalah kunci untuk meraih kesuksesan. Filosofi ini sangat relevan dengan semangat yang harus dimiliki oleh para pemain Timnas Indonesia dalam setiap pertandingan.
Mata Shakti mengusung motif Netra Thelengan dari wayang kulit. Motif ini identik dengan tokoh berwatak bersahaja dan tangkas. Pilihan motif ini mencerminkan sikap yang harus dimiliki oleh setiap anggota Timnas Indonesia: rendah hati tetapi penuh semangat dan tangkas dalam bermain.
Sikap bersahaja ini juga mencerminkan kepribadian masyarakat Indonesia yang ramah dan selalu terbuka, tetapi tetap tegas dan kuat dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan bangsa.
Tak ketinggalan, pada bagian paruh garuda terdapat motif Pucuak Rabuang khas kain songket Minang. Motif ini melambangkan semangat pantang menyerah di tengah rintangan serta optimisme untuk terus tumbuh.
Ini adalah pesan penting yang diusung oleh Shakti, bahwa apapun rintangan yang dihadapi, Timnas Indonesia harus tetap semangat dan optimis untuk meraih kemenangan. Semangat pantang menyerah ini adalah ciri khas dari karakter bangsa Indonesia yang selalu berjuang untuk meraih yang terbaik.
Dengan hadirnya Shakti sebagai maskot baru, diharapkan dapat membangkitkan semangat para pemain Timnas Indonesia dalam setiap laga yang mereka jalani. Kehadiran Shakti juga menjadi pengingat akan kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Maskot ini bukan hanya sekadar ikon, tetapi juga membawa pesan yang kuat tentang persatuan, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
