
Memiliki nenek yang lahir di Indonesia membuat Maarten Paes menjadi Warga Negara Indonesia dan siap bertugas untuk Timnas Indonesia. (Instagram/@maartenpaes)
JawaPos.com – Proses naturalisasi Maarten Paes menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) telah selesai sejak lama, namun penjaga gawang FC Dallas tersebut masih belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena perpindahan federasinya yang terhambat.
Hal ini membuat mantan anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, mengutarakan kecurigaannya terhadap keterlambatan tersebut. Dia mengisyaratkan bahwa mungkin saja Timnas Belanda memiliki niat untuk memanggil kembali Paes ke skuad mereka.
Dalam kanal YouTube miliknya, Hasani’s Corner, eks anggota Exco PSSI itu mengungkapkan bahwa proses yang dijalani Maarten Paes berjalan lebih lambat dari yang diharapkan. Situasi ini menimbulkan spekulasi bahwa Belanda mungkin berusaha mempertahankan Paes, yang sebelumnya pernah membela Timnas Belanda U-21.
Kiper yang bermain di Major League Soccer (MLS) bersama FC Dallas itu baru-baru ini terpilih sebagai pemain MLS All Stars, yang bermain satu tim dengan mantan pemain Barcelona, Jordi Alba. Mulanya, dia direncanakan bermain dengan Lionel Messi, tapi urung sebab sang bintang mengalami cedera.
“Di Amerika, All Stars terpilih dari publik, cadangannya dari pelatih. Maarten Paes terpilih, berarti levelnya diakui,” ungkap Hasani.
“Nah ini saya curiga, Timnas Belanda jangan-jangan ingin kembali mengambil Maarten Paes,” imbuhnya.
Di sisi lain, proses perpindahan federasi Maarten Paes di FIFA masih macet. PSSI perlu mengajukan sidang di CAS, tetapi sampai sekarang belum ada jadwal sidang untuk sang pemain.
Menurutnya, keterlambatan ini tidak hanya disebabkan oleh faktor administrasi, tetapi juga ada indikasi kuat bahwa Belanda ingin mempertahankan Paes untuk kepentingan tim mereka.
Paes yang eligible untuk memperkuat Timnas Indonesia karena sang nenek lahir di Kediri, telah menunjukkan minat yang besar untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. Namun, proses yang memakan waktu ini menimbulkan tanda tanya besar.
Spekulasi ini juga diperkuat oleh performa cemerlang Paes di MLS, yang membuatnya menjadi salah satu kiper terbaik di liga tersebut. Kemampuannya yang impresif di bawah mistar gawang menjadikannya aset berharga bagi tim manapun, termasuk Timnas Belanda.
Namun, di sisi lain, PSSI dan pemerintah Indonesia terus berusaha untuk mempercepat proses naturalisasi Paes. Mereka yakin bahwa kehadiran Paes akan sangat memperkuat skuad Garuda, terutama di sektor penjaga gawang yang sering menjadi sorotan.
Bagi Paes, keputusan ini akan menjadi momen penting dalam kariernya. Bergabung dengan Timnas Indonesia bisa menjadi kesempatan untuk bermain di level internasional yang lebih sering, sementara bertahan di Timnas Belanda menawarkan prestise dan tantangan yang berbeda.
Hingga saat ini, belum ada komentar resmi dari pihak Belanda mengenai spekulasi tersebut. Namun, satu hal yang jelas, Paes menjadi pusat perhatian dalam tarik ulur antara dua negara yang sama-sama menginginkan jasanya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
