Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juli 2024 | 00.13 WIB

Mengenang Kunjungan Tim Sepak Bola Australia Pertama ke Surabaya pada 1928, Bisa Jadi Inspirasi Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan bisa melihat hubungan baik Surabaya dan Australia sebagai peluang untuk berkarier di Liga Australia. (persebaya.id) - Image

Marselino Ferdinan bisa melihat hubungan baik Surabaya dan Australia sebagai peluang untuk berkarier di Liga Australia. (persebaya.id)

JawaPos.com — Sepak bola tidak hanya menjadi olahraga favorit di Surabaya, tetapi juga menjadi jembatan penting dalam hubungan antara Surabaya dan Australia. Kunjungan tim U-19 dari Western Australia ke Surabaya kali ini menandai peringatan kunjungan pertama mereka yang terjadi 91 tahun silam.

Chris Barnes, Konsul Jenderal Australia di Surabaya, memberikan sambutan hangat saat menyambut tim sepak bola Gold Fields U-19 dari Western Australia pada 20 Juli 2019. Dalam acara makan malam penyambutan tersebut, Barnes tidak hanya memperkenalkan budaya lokal tetapi juga mengajarkan salam khas para pendukung Persebaya Surabaya, Bonek. “Ayo mari saya ajari,” kata Barnes dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya. “Kalau saya bilang Salam Satu Nyali, kalian harus langsung menjawab dengan pekikan Wani.”

Pelajaran singkat ini diberikan kepada 16 pemuda yang memperkuat tim Gold Fields U-19. Selama sepekan berikutnya, mereka akan menjalani serangkaian pertandingan uji coba dengan tim junior Persebaya Surabaya. Barnes menjelaskan bahwa salam tersebut adalah salam untuk sesama Bonek, para pencinta Persebaya, yang merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat Surabaya.

“Persebaya adalah bagian sangat penting dalam kehidupan kota ini. Setiap saat warga kota ini akan membicarakan skor Persebaya, bagaimana performa, dan ada perkembangan dari tim kecintaan mereka,” lanjutnya.

Barnes juga mengingatkan bahwa hubungan sepak bola antara Australia dan Indonesia, khususnya Surabaya, memiliki sejarah yang panjang dan istimewa. Kunjungan pertama tim nasional sepak bola Australia ke Indonesia dilakukan di Surabaya pada 1928. “Itu terjadi pada 1928 silam. Jadi kunjungan kalian ke sini secara tidak langsung memperingati 91 tahun hubungan sepak bola Indonesia-Australia,” papar Barnes pada 2019.

Dalam catatan sejarah, tim nasional Australia datang ke Surabaya pada 19 Agustus 1928. Pada saat itu, tim nasional Australia diperkuat oleh pemain-pemain terbaik dari seluruh negara bagian. Lawan yang dihadapi di Surabaya adalah All-Star Java, yang terdiri dari pemain-pemain dari Surabaya, Bandung, Semarang, dan Batavia (kini Jakarta). Pertandingan itu berakhir dengan kekalahan Australia 1-2.

Kunjungan tim U-19 Western Australia kali ini adalah balasan dari kunjungan tim junior Persebaya ke Australia setahun sebelumnya. Barnes berharap hubungan dan kerja sama ini terus berlanjut di masa mendatang. Tim Gold Fields U-19 yang dibawa ke Surabaya kali ini diperkuat oleh pemain-pemain pilihan dari seluruh negara bagian Australia Barat, yang diseleksi dari berbagai klub junior di sana. "Kisaran usia mereka 15-19 tahun," kata Bradley Scott Hassell, pelatih kepala tim Gold Fields U-19. “Saya berharap kemampuan mereka akan semakin baik dengan berlatih dan bertanding di Surabaya,” lanjutnya.

Gold Fields U-19 memiliki jadwal padat selama berada di Surabaya. Mereka dijadwalkan menjalani pertandingan uji coba melawan Persebaya U-18, Persebaya U-20, dan PS Kopa, serta berlatih bersama Persebaya U-16.

Dalam sesi latihan, pelatih Persebaya dan Western Australia akan bergantian melatih, seperti yang dilakukan pada sesi latihan pagi hari di mana tim Gold Fields U-19 dan Persebaya U-16 dilatih bersamaan oleh pelatih Scott Hassell.

Candra Wahyudi, yang pada 2019 masih menjabat sebagai manajer Persebaya, menyambut baik kedatangan tim Gold Fields U-19. “Ada banyak pelajaran yang didapatkan tim U-19 kami yang ke Australia tahun lalu. Saya berharap juga demikian halnya sebaliknya,” katanya.

Kisah ini tidak hanya mengingatkan kita akan hubungan erat antara Surabaya dan Australia dalam sepak bola, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda berbakat seperti Marselino Ferdinan yang tengah dirumorkan akan bermain di Liga Australia.

Marselino, sebagai salah satu talenta muda yang tengah naik daun di Timnas Indonesia, bisa mengambil banyak pelajaran dari sejarah panjang ini. Kunjungan tim Australia pada 1928 menunjukkan bahwa sepak bola telah menjadi bagian penting dari pertukaran budaya dan persahabatan antara kedua negara.

Dengan mengingat kunjungan tersebut, Marselino dapat melihat Liga Australia bisa jadi salah satu langkah dalam perkembangan kariernya sebagai pemain sepak bola profesional. Selain itu, semangat persahabatan dan saling belajar dari pemain-pemain negara lain juga bisa menjadi motivasi tambahan bagi Marselino untuk terus berkembang dan mencapai puncak kariernya.

Marselino Ferdinan, yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan teknisnya, dapat memanfaatkan inspirasi dari sejarah ini untuk mengasah keterampilannya dan menjadi pemain yang lebih baik. Dengan semangat yang sama seperti yang ditunjukkan oleh para pemain Persebaya di masa lalu, Marselino bisa berkontribusi lebih besar bagi timnya dan mungkin suatu hari membawa Timnas Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi di kancah sepak bola internasional.

Sebagai pemain muda, Marselino juga bisa belajar dari dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para pemain Gold Fields U-19 selama kunjungan mereka ke Surabaya kala itu. Dengan latihan intensif dan pertandingan uji coba melawan tim-tim lokal, mereka berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mendapatkan pengalaman berharga. Semangat untuk belajar dan beradaptasi dengan lingkungan baru ini adalah sesuatu yang dapat diterapkan oleh Marselino dalam perjalanan kariernya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore