Sosok Andik Vermansah saat menjalani debut bersama Persebaya Surabaya (Sidiq Prasetyo/Jawa Pos)
JawaPos.com - Andik Vermansah pernah menjadi salah satu bintang besar di dunia sepak bola Indonesia dan dikenal sebagai pemain yang sempat berkarier di luar negeri. Namun, siapa sangka, awal mula Andik bergabung dengan Persebaya diwarnai kontroversi.
Hal ini disampaikan oleh Wimba Sutan yang lebih dulu bergabung sekitar dua hingga tiga bulan sebelum Andik pada musim 2008, bersama dengan almarhum Irfan Hidayatullah, meskipun dari klub internal yang berbeda.
"Saya dari Suryanaga dan Irfan dari Assyabaab. Andik masuk bareng Sunaji (kelak bergabung Arema)," kata Wimba kepada Jawa Pos.
Andik sempat tidak bisa berlatih hingga latihan perdana musim 2008. Pelatih Freddy Muli menolak kehadiran pemain kelahiran Jember itu. Menurut Wimba, ada pengurus sepak bola Jawa Timur dan nasional yang memaksakan agar Andik dan Rendi Irwan bergabung.
Freddy Muli, yang saat itu memegang kendali Persebaya, tidak menyukai intervensi dalam pemilihan pemain. Prestasinya mengangkat PSMS Medan sebagai runner-up Divisi Utama membuatnya memiliki otoritas kuat dalam tim.
Meski demikian, keberuntungan berpihak pada Andik. Cedera yang menimpa beberapa pemain sayap, seperti Arif Ariyanto dan Nurcholis, membuka jalan bagi Andik untuk menunjukkan kemampuannya. Kesempatan ini dimanfaatkannya dengan baik, hingga ia menjadi pemain inti dan andalan Persebaya.
Sebaliknya, Wimba yang awalnya dianggap sebagai bintang baru justru mengalami penurunan. "Di serangkaian uji coba, saya menjadi penyerang paling subur. Melebihi Jairon Feliciano dan Purwanto (dua penyerang inti pilihan Freddy Muli)," ungkap Wimba.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Karier Hari Ini 16 Juli 2024: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
Andik dan Pelatih Favoritnya di Persebaya
Andik yang bermain di Persebaya dalam kurun waktu 2008 hingga 2013, telah merasakan beberapa tangan pelatih Green Force, seperti Freddy Muli, Danurwindo hingga Aji Santoso.
Namun, nama terakhir menjadi yang paling difavoritkan oleh suami Silvia Anggun tersebut. Bahkan secara gamblang, Andik menyebut bahwa pelatih asal Kepanjen itu sebagai sosok bapak untuknya.
“Haha.. kalau itu (Aji Santoso, sudah seperti) bapakku, Mas,” kata Andik pada Jawa Pos.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
