
Skuad juara Persebaya 1996/1997 di bawah komando Rusdy Bahalwan dan asisten pelatih Subodro. (istimewa/JawaPos.com)
JawaPos.com — Legenda Persebaya Surabaya, Rusdy Bahalwan, kembali dikenang pada peringatan hari kelahirannya, Minggu (7/6/2026). Sosok yang lahir pada 7 Juni 1941 itu tercatat dalam sejarah sebagai figur pertama yang mampu membawa Persebaya Surabaya menjadi juara kompetisi nasional sebagai pemain sekaligus kapten, lalu mengulang prestasi serupa saat menjadi pelatih.
Salah satu akun fanbase Persebaya Surabaya, @stats_rawon, membagikan kisah perjalanan Rusdy Bahalwan melalui unggahan Instagram mereka.
Dalam grafis yang dibagikan, nama Rusdy Bahalwan ditempatkan sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola Surabaya dan Indonesia yang kiprahnya masih dikenang hingga kini.
Baca Juga:Fakta Unik Nomor 10 Persebaya, Sejak 2018 Tidak Ada Pemain yang Pakai Angka Itu Lebih dari Dua Musim
Bagaimana Rusdy Bahalwan Mengukir Sejarah Bersama Persebaya Surabaya?
Rusdy Bahalwan menjadi sosok yang sangat istimewa dalam sejarah Persebaya Surabaya karena mampu meraih gelar juara dari dua peran berbeda.
Prestasi itu belum banyak dicapai oleh figur lain dalam perjalanan panjang klub asal Kota Pahlawan tersebut.
Baca Juga:Bocor! Alasan Terbesar Malik Risaldi Pilih Bertahan dan Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya
Sebagai pemain sekaligus kapten, Rusdy Bahalwan membawa Persebaya Surabaya menjuarai Kompetisi Perserikatan musim 1977/1978.
Pada laga final, Green Force berhasil mengalahkan Persija dengan skor 4-3 dalam pertandingan yang dikenang sebagai salah satu momen bersejarah klub.
Hampir dua dekade kemudian, Rusdy kembali mencatatkan namanya dalam tinta emas sejarah Persebaya Surabaya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
