
Persebaya Surabaya benar-benar serius menghadapi Liga 1 musim depan dengan menggelontorkan dana transfer fantastis. (Instagram: @officialpersebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menunjukkan ambisi besar mereka untuk Liga 1 musim depan. Klub yang terkenal dengan julukan Green Force ini telah melakukan investasi besar-besaran di bursa transfer dengan total belanja pemain yang mencapai angka fantastis, yakni Rp 29,31 miliar. Langkah ini diambil untuk memastikan mereka bisa bersaing di level tertinggi dan tidak mengulangi hasil kurang memuaskan pada musim lalu.
Musim 2023/2024 memang menjadi catatan kelam bagi Persebaya, di mana mereka hanya mampu finis di peringkat ke-12 dengan mengumpulkan 42 poin dari 34 pertandingan. Prestasi tersebut sangat jauh dari harapan para pendukung setia mereka, Bonek, yang selalu mendambakan timnya berada di papan atas klasemen. Oleh karena itu, manajemen klub langsung bergerak cepat untuk memperbaiki skuad demi menghadapi musim 2024/2025 dengan lebih optimis.
Dalam bursa transfer kali ini, Persebaya tidak main-main. Mereka berhasil mendatangkan sembilan pemain baru yang diyakini dapat memberikan dampak signifikan bagi tim. Berikut ini adalah daftar lengkap pemain baru Persebaya beserta harga pasaran mereka menurut data Transfermarkt.
Prakiraan total belanja yang dihabiskan oleh Persebaya Surabaya untuk mendatangkan sembilan pemain tersebut mencapai Rp 29,31 miliar. Angka ini mencerminkan keseriusan manajemen klub dalam membangun skuad yang kompetitif dan mampu bersaing di Liga 1 musim depan. Langkah ini diambil untuk memastikan mereka dapat kembali ke jalur kemenangan dan meraih prestasi yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.
Kedatangan pemain-pemain baru ini juga diharapkan dapat memberikan warna baru dalam permainan Persebaya. Francisco Rivera, misalnya, adalah gelandang serang yang memiliki kemampuan luar biasa dalam mengatur serangan dan mencetak gol. Pemain berusia 29 tahun ini didatangkan dari Madura United dengan harga pasaran Rp 6,95 miliar. Rivera dikenal sebagai pemain yang cerdas dan kreatif, yang dapat memberikan kontribusi besar di lini tengah Persebaya.
Di lini depan, Flávio Silva menjadi amunisi baru yang sangat diandalkan. Penyerang berusia 28 tahun ini sebelumnya bermain untuk Persik Kediri dan memiliki harga pasaran Rp 4,78 miliar. Silva diharapkan dapat menjadi mesin gol bagi Persebaya, mengingat ketajamannya di depan gawang. Selain itu, kehadirannya juga dapat memberikan opsi tambahan bagi pelatih dalam merancang strategi serangan.
Untuk memperkuat lini tengah, Persebaya mendatangkan Mohammed Rashid, seorang gelandang bertahan yang tangguh. Rashid, yang berusia 28 tahun dan memiliki harga pasaran Rp 4,78 miliar, sebelumnya bermain untuk Bali United. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan keseimbangan di lini tengah Persebaya serta mampu memutus serangan lawan dengan baik.
Di sektor pertahanan, Slavko Damjanovic menjadi pilihan utama untuk memperkuat lini belakang. Bek tengah berusia 31 tahun ini didatangkan dari Bengaluru FC dengan harga pasaran Rp 3,48 miliar. Damjanovic dikenal sebagai pemain yang tangguh dan berpengalaman, yang diharapkan dapat menjadi pilar kokoh di jantung pertahanan Persebaya.
Selain itu, Persebaya juga mendatangkan Malik Risaldi, seorang sayap kanan yang memiliki kemampuan dribbling dan kecepatan luar biasa. Pemain berusia 27 tahun ini sebelumnya bermain untuk Madura United dan memiliki harga pasaran Rp 3,48 miliar. Kehadirannya diharapkan dapat menambah daya serang Persebaya dari sisi sayap.
Untuk memperkuat lini depan, Persebaya juga mendatangkan Rizky Dwi, seorang penyerang tengah berusia 25 tahun dengan harga pasaran Rp 869,08 juta. Rizky sebelumnya bermain untuk PSIS Semarang dan diharapkan dapat memberikan opsi tambahan di lini depan Persebaya.
Di lini belakang, Randy May menjadi tambahan baru yang diharapkan dapat memberikan soliditas di pertahanan. Bek tengah berusia 23 tahun ini didatangkan dari Persiba Balikpapan dengan harga pasaran Rp 173,82 juta. Randy diharapkan dapat berkembang dan menjadi pemain kunci di lini belakang Persebaya.
Selain itu, Ardi Idrus juga menjadi amunisi baru di sektor bek kanan. Pemain berusia 31 tahun ini sebelumnya bermain untuk Bali United dan memiliki harga pasaran Rp 3,04 miliar. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan pengalaman dan kekuatan di sisi kanan pertahanan Persebaya.
Untuk memperkuat lini tengah, Persebaya mendatangkan Gilson Costa, seorang gelandang bertahan berusia 27 tahun dengan harga pasaran Rp 1,74 miliar. Costa sebelumnya bermain untuk Nejmeh SC dan diharapkan dapat memberikan keseimbangan serta kemampuan bertahan yang baik di lini tengah Persebaya.
Dengan komposisi pemain baru yang telah didatangkan itu, Persebaya Surabaya menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun tim yang kompetitif untuk menghadapi Liga 1 musim depan. Total belanja Rp 29,31 miliar menjadi bukti nyata dari ambisi klub untuk kembali meraih prestasi gemilang dan menghibur para suporter setia mereka. Para pemain baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dan membawa Persebaya kembali ke jalur kemenangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
