
Paul Munster masih terus memantau progres pemain potensial yang sedang trial di Persebaya Surabaya. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, terus memantau perkembangan pemain trial yang saat ini sedang berlatih bersama tim. Dua pemain muda, Rizki Dwi Pangestu dan Randy Hanson, menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain permanen di skuad Green Force. Munster mengungkapkan kegembiraannya atas performa kedua pemain tersebut selama sesi latihan.
"Saya senang dengan pemain trial, Randy dan Rizki. Sebelum uji coba pun, kami melakukan internal game, sudah ada latihan. Pada dasarnya semua yang saya minta mereka lakukan dan mereka telah melakukannya, terutama Randy," ucap Munster saat latihan tim di Lapangan B Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Rabu.
Randy Hanson, yang bermain sebagai bek tengah, mendapat perhatian khusus dari Munster. Pelatih asal Irlandia Utara itu menjelaskan bahwa Randy sangat dibutuhkan dalam komposisi tim saat ini. Dengan usia 23 tahun, Randy telah memiliki pengalaman bermain di Liga 2, yang menurut Munster merupakan modal berharga untuk berkembang lebih baik lagi.
"Kami butuh persaingan. Randy masih muda, 23 tahun, dia sudah punya pengalaman bermain di Liga 2. Saya merasa bisa menjadikannya pemain yang lebih baik," kata Munster.
Munster menambahkan Randy memahami instruksi yang diberikan selama latihan dan menunjukkan kemauan untuk belajar. Randy dianggap memiliki postur yang bagus, kuat, dan cepat, sehingga tidak ada keraguan mengenai potensi fisiknya.
"Dia ingin belajar. Itu penting. Dia punya postur bagus, kuat, dan bisa berlari, jadi saya tidak punya masalah dengan Randy," tuturnya.
Namun, Munster juga menegaskan pentingnya kerja keras dan mentalitas kuat untuk bisa bertahan di Persebaya. Dia menyampaikan pesan ini secara langsung kepada Randy, menekankan bahwa menjadi bagian dari Persebaya tidak berarti bisa bersantai.
"Saya sudah bicara dengannya bahwa jika di Persebaya, tidak bisa bersantai. Pengalaman saya, tidak hanya di Persebaya, kalau mendatangkan pemain mereka tidak bisa santai dan perlu bekerja keras," ujarnya.
Selain itu, Munster mengingatkan bahwa semua pemain harus berjuang keras untuk menjadi pemain utama, bukan hanya puas berada di bangku cadangan. Randy pun diharapkan dapat bersaing dengan pemain lain seperti Kadek Raditya dan Riswan Lauhim untuk mendapatkan tempat utama di tim.
"Mentalitas setiap pemain harus berusaha keras untuk menjadi pemain starter. Bukan sekadar senang berada di Persebaya atau duduk di bangku cadangan. Tapi, secara mental dan Randy memahami itu," kata Munster.
Di sisi lain, Rizki Dwi Pangestu juga menunjukkan perkembangan yang positif meskipun belum memiliki banyak menit bermain seperti Randy. Munster menyatakan bahwa Rizki tampil bagus dalam latihan dan permainan internal, menunjukkan postur, kecepatan, dan pergerakan yang impresif.
"Dalam latihan dan permainan internal, dia tampil bagus. Sekali lagi, posturnya bagus, kecepatannya, pergerakannya. Dalam latihan, saya berbicara dengannya secara pribadi, termasuk untuk penyelesaian akhirnya," tutur Munster.
Pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro ini mengapresiasi semangat Rizki untuk terus belajar dan berkembang. Meskipun masih dalam tahap trial, Munster melihat potensi besar dalam diri Rizki yang dapat menjadi aset berharga bagi Persebaya di masa depan.
Selama ini, Munster telah berhasil membangun reputasi sebagai pelatih yang mampu mengembangkan bakat-bakat muda. Pengalamannya sebagai Direktur Teknik Tim Nasional Brunei Darussalam membuktikan kemampuannya dalam membimbing dan mengasah kemampuan pemain muda.
Perjalanan kedua pemain ini di Persebaya masih panjang, tetapi dukungan penuh dari Munster dan tim pelatih memberikan mereka peluang besar untuk sukses. Bonek, yang selalu setia mendukung tim kebanggaan mereka, tentu juga berharap agar pemain-pemain potensial yang sedang mengikuti trial ini bisa menjadi pemain andalan di masa depan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
